Yamaha Jupiter Z, Tulungagung : Siap Jadi Penguasa MP4 Jatim !

 

Opal Pal 56 Sapu Jagad Racing Team, Tulungagung. Siap mengkloning mesin MP 4 perkuat formasi MP 4 di 2019.

 

Eksistensi Dwi LKS tuner yang membela tim Opal Pal 56 Sapu Jagad, Tulungagung mengorek kuda besi bebek 4 tak kian tak terkejar. Apalagi tuner yang memiliki workshop di Jl. Raya Penataran, Modangan, Blitar itu sempat menghantarkan Jupiter Z milik Opal menjadi runner up di even YCR Kediri 2017.

 

 

Dan sekarang kuda besi itu nongol lagi, cuman bedanya kali ini dipacu rider potensial Samhan, berlaga di kelas MP4. Hingga even opern road race Tulungagung di akhir tahun 2018, belum terkalahkan. Hingga, dipastikan kelas MP4 kembali hidup, dengan parameter performa mesin terbaru racikan Dwi.

 

Serum korekan yang diaplikasi, terbilang sempurna pada detailing kombinasi option part yang diaplikasi. Diinvestigasi lebih lanjut, untuk menciptakan porting yang optimal, maka dilakukan pengukuran lewat flowbench. Prioritasnya, mengejar CFM dan Gas Speed.

 

Pengukurannya detail erat terkait desain camshaft. Faktanya, lift camshaft yang tinggi tak menjadi jaminan ketika belum dihitung gas speednya. Final korekan terbaik diameter porting intake 24 mm. "Desain porting yang diuji lewat flowbench, konversi power ke speed makin produktif menebas semua variebel trek, "puji Samhan yang pede dengan knalpot free flow pendek spesial layani trek midle.

 

 

Knalpot aftermarket pendek. Penunjang performa mesin melayani trek midle speed.

 

Dan desain cam shaft saat ini mengusung durasi 274 derajat, in open 35 derajat sebelum TMA dan in close 52 derajat setelah TMB. "Kalau ex open 53 derajat sebelum TMB dan ex close 36 derajat setelah TMA, disempurnakan lift katup 8,8 mm dan perbandingan kompresi 13,6 : 1, "terang Dwi yang mengaplikasi katup 26 mm dan 23 mm.

 

Pada perangkat pengapian, CDI aftermarket dan koil special engine 85 cc jadi acuhan. Cuman, parameter timing naa - voor, disetarakan perbandingan gigi rasio yang memakai perbandingan gigi 1(36-13), 2(29-16) dan 4(25-23). Serta dilayani karbu Mikuni Sudco 24 mm, spesialis menu sirkuit pasar senggol.   

Mikuni 24 mm Sudco. Sinkron melayani performa gigi rasio racikan Dwi LKS.  

 

Formasi tim saat ini yang dipertahankan Opal untuk menebar ancaman di kelas MP4 Jatim. Bahkan, kabarnya Opal kembali mengkloning korekan kali ini, untuk memperkuat formasi tim di kelas MP4. Kita tunggu saja kejutan tim Opal Pal 56 Sapu Jagad, Tulungagung di 2019 ini.    pid

 

Spesifikasi

Karbu                     : Mikuni 24 Sudco

Katup                     : 26,5 mm & 23 mm

Gigi rasio               : 1(36-13), 2(29-16) dan 4(25-23).

Final gear              : 13-42

Knalpot                  : Aftermarket

Pengapian             : Aftermarket