Tim Safety Riding Honda PT. Mitra Pinasthika Mulia : TIPS BERKENDARA DI MUSIM HUJAN TETAP NYAMAN & AMAN

 

Riding di musim hujan. Kondisikan perlengkapan riding yang dipakai aman & nyaman.

 

Musim hujan mulai datang, itu artinya masyarakat pengguna aktif motor tipe sport, bebek dan matic, mesti extra berhati-hati saat berkendara. Selain persiapan yang bisa diterapkan swadaya sejak dari rumah, lebih dalam lagi, ada ilmu tambahan baru lagi nih, sehubungan dengan pembekalan teknik berkendara motor dan matic di musim hujan, oleh tim safety riding Honda PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) distributor motor dan matic Honda wilayah Jatim & NTT.

 

 

 

Hari Setiawan Instruktur Safety Riding MPM, memaparkan untuk persiapan riding di musim hujan, tetap menjadi prioritas adalah cek kondisi motor secara menyeluruh, meliputi bola lampu, Klakson, sein, rem depan - belakang, patern ban depan - belakang, cop busi, serta instalasi kelistrikan yang meliputi soket, skun dan pembungkus kabel kelistrikan.

 

Berikutnya bawalah perlengkapan berkendara jas hujan. Untuk jenis jas hujan, disarankan memakai jenis jaket – celana, agar tetap aman saat merambat di kemacetan, terkait dengan bentuknya yang kompak menyatu postur rider. Untuk ukuran tambahkan 1 sampai 2 level agar tetap nyaman dan celana terjaga dari problem robek. Dan pastikan bahan-nya dilengkapi strip unsur fosfor, agar tetap nyala saat kena sorot lampu.

 

Alternatif lain, bisa memilih jas hujan dengan warna kontras, yang sanggup ditembus pandangan mata saat hujan deras. Simulasinya, minimal di jarak pandang 100 meter dapat dipandang jelas obyeknya oleh lawan pengendara. “Amat sangat penting diterapkan oleh rider yang dominan melalui rute jalan provinsi yang identik berkecepatan tinggi dan berkontur straight, ”saran Hari.

 

Menyinggung perihal daya akomodasi pandangan mata saat musim hujan, biasakan memoles atau bikin kilap kaca atau visor helm, sebelum pemakaian. Untuk menciptakan sifat kaca atau visor helm membuang air atau tak nempel air. Periksa juga sil kedap sebagai pelapis kaca atau visor helm saat ditutup. Agar, saat melaju di atas kecepatan 80 KM/Jam mata tak pedih efek semburan air hujan yang menyelinap di visor atau kaca helm.  

 

Sisi lain, untuk riding dengan waktu yang relatif lama atau diatas 2 jam dengan asumsi rata-rata kecepatan di atas 80 KM/Jam, idealnya sebelum memakai jas hujan pakai juga jaket berbahan parasut. Untuk memastikan derasnya curah hujan tak sampai menembus baju atau pakaian. 

 

Selain jas hujan, bawa juga sarung tangan berbahan kulit (tak meresap air) berkontur panjang hingga masuk di lengan jas hujan. Selain itu persiapkan juga sepatu karet anti air yang dilengkapi katup one way, sebagai spare di perjalanan. Berlaku khususnya pekerja kantoran yang dituntut panthopelnya mengkilap, atau bisa juga saat meluncur ke kerabat acara mantenan.

 

Nah, bagi rider yang masih belum hafal daerah dominasi banjir, alangkah baiknya cari lebih dulu data dan info dari google atau kerabat yang kebetulan dekat daerah destinasi. Pastikan rute yang dilewati aman dari banjir.

 

Dan lebih baik, lakukan perjalanan sebelum menjelang malam, saat menuju ke daerah yang belum dipahami kontur jalan dan karakter pedagang kaki lima-nya yang sering membuang bekas air cucian piring di jalan. Sebab, efeknya lumayan membahayakan traksi, terutama saat lapaknya kebetulan dekat tikungan.  

 

Cek kondisi motor atau matic secara menyeluruh. Memastikan kemampuannya bisa melayani optimal saat riding di kondisi hujan.

 

Sedang gaya riding di jalanan, atur jangan sampai simetris dengan pengendara di depan. Selain untuk menghindari percikan roda belakang pengendara di depan, juga dipersiapkan untuk jaga-jaga saat terjasinya ngerem mendadak. Dan hindari mode berkendara bergerombol, secepatnya pisah dengan situasi itu. Lebih baik, defense atau gas lebih cepat.

 

Dan untuk menyiasati samarnya kubangan saat hujan, saat kondisi memungkinkan pakai parameter marka jalan. Sebab, bagian ini yang jarang rusak atau membentuk lubang. Indikasi lain, terapkan saja dimana ada air menggenang pasti disitu ada kubangan, terlepas dari problem drainase jalan. “Prinsipnya tingkatkan improve dan tingkatkan konsentrasi berkendara, ”urai Hari.

 

Special bagi boncenger, tetap pakai perlengkapan jas hujan model jaket – celana, sepatu karet yang dilengkapi katup one way dan helm dengan warna kaca atau visor terang, untuk menunjang sebagai navigator misalkan dibutuhkan. Terpenting, selama perjalanan, jaga posisi jarak nyaman saat duduk. Berikan ruang buat rider tetap leluasa bermanuver atau banting setang kemudi secara spontan saat dibutuhkan.

 

Dari sisi persiapan stamina rider, sebelum riding pastikan perut terisi atau nggak telat makan. Dan misal riding dengan rute diatas 2 jam perjalanan, luangkan waktu setiap jam-nya mampir di modern market atau resto. Selain, untuk mencari minuman dan makanan yang sifatnya hangat, juga penting untuk merefresh rasa penat saat terkurasnya tenaga efek konsentrasi yang berlebihan saat riding.

 

Prinsipnya, kita harus siap menghadapai variabel trek, medan dan cuaca saat riding. Kendati kondisi  hujan gerimis sampai lebat, prioritaskan dan tetap Cari_Aman pada waktu riding,  “ wejang Hari.   pid