Deteksi tensioner rantai camrat Mio pecah



Jaman teknologi motor makin modern tapi denger suara mesin kasar, dijamin mengundang perhatian pengendara sekitar. Seperti suara kemlitik mesin skutik, mirip dengan setelan katup yang terlalu renggang clearencenya.  Penyebabnya?

 



Suara mesin kasar bisa disebabkan banyak hal. Namun, sangat aneh jika saat dilakukan pengecekan kondisi clearence katup normal di 0,07 mm untuk katup masuk dan buangnya, tetapi suara mesin terdengar masih kasar. 
Ada satu kasus yang Otre temui di Surabaya, ada pemilik yang mengakui punya motor Mio, terhitung sejak beli hingga masa pakai selama 4 tahun baru melakukan penggantian rantai camrat dan kerusakan ini terjadi saat memasuki 5 tahun.  Nah, setelah cover samping letak driven gear cam chain dibuka, ternyata tegangan rantai camrat memang kendor.

 

 


“Jadi, tak wajar kalau ada motor setahun pakai rantai camrat mulai kendor lagi,” urai Minul, dari Minul Skutic Conzept, yang buka gerai di Kutisari Utara II/2, Surabaya.  Menemui penyimpangan ini, Minul lalu melakukan perubahan setelan otomatis tensioner, bisa diseting di tekanan paling kencang, namun rantai camrat masih saja kendor.  Merasa penasaran, pembongkaran silinder cop pun dilakukan.



Ternyata, problem yang muncul berasal dari pecahnya tensioner, sehingga tak bisa optimal melapis tegangan rantai camrat. Tak ada trik lain, terkecuali dilakukan penggantian tensioner. "Kalau problem ini, pemilik dan yang membongkarnya bisa sama-sama tak memahaminya,” yakin Minul.

 



Ketika bercermin dari problem ini, bisa disimpulkan penggantian tensioner idealnya dilakukan bersamaan rantai camrat.  Jadi untuk memaintenance tensioner jangan diperhatikan dari tingkat tebal tipisnya tensioner, tapi perhatikan juga umur bahan tensioner. Sebab, rambatan panas mesin sering kali memicu bahan tensioner mengeras dan menimbulkan pecah. "Dan perawatan tensioner seperti ini, juga berlaku untuk skutik lain, " ingat Minul.   pid