Yamaha Z1 - Wonogiri : Berani Kencang, Andalkan Ajian Knalpot PARD

 

Tenar dan dipercaya sebagai tim yang identik dengan mengembangkan potensi pemula Jatim. Kendati basecamp tim di seputaran Puh Pelem, Wonogiri, tapi tim road race yang dinakhodai oleh Freitz Yohanes ini, lebih dekat dengan rider pemula Jatim.

 


Setelah sukses mengorbitkan M Feroz, sekarang giliran Ahmad Faiz pemula potensial Jatim, yang diproyeksikan menjadi jagoan kejurda road race Jatim, di kelas MP4. Racikan terbarunya ada di gigi rasio yang menganut gigi 1(32-13), 2(28-16), 3(27-19) dan 4(21-24).

 


Tuner Andik Brewok yang kini menangani pacuan Faiz, tipikal racikan gigi rasio demikian mutlak dibutuhkan mengimbangi kepiawaian Faiz menekuk setang di chicane dan fast corner. Apalagi setelah berlaga di even skala nasional, penetrasi skill Faiz makin menjadi. Revisi gigi rasio pun direalisasi. "Dan memang layak bagi Faiz, apalagi jam terbangnya merangkak naik, "nilai Freitz.

 

 


Cuman, konsekuensi makin ringannya perbandingan gig rasio itu, silinder dibore up menjadi 53,4 mm, hasil pemakaian piston FJN. Mengumpan power efek stroke 57,9 mm tak lagi bikin menjerit mesin. Cukup panteng 5000 RPM, akselerasi dimuntahkan bengis. Menghela gigi rasio power yang terbagi HP dan torsi jadi terback up sempurna. 

 


Sinkronisasi maping pengapian smooth dan flow rate 180 cc per minute saat gasingan 13.800 RPM, diplot atas input Faiz. Demikian dengan siklus gas segar dari throttle body MX King 26 mm dan injector Japan 12 hole, saat masuk ke ruang bakar, juga makin singkat setelah seteng katup 26 mm (in) dan 23 mm (ex), didesain lebih menonjol 2,4 mm.

 


Tingkat kestabilan siklus udara sengaja dipertahankan stabil. Pertimbangan itu pula box filter tetap diaplikasi, dengan hasil modifikasi tambahan lubang sekeliling casingnya. Bahkan kontur intake, didesain landai efek remer dinding bawah dan penampang atas.

 

 

 


Sipnya, pacuan Faiz termasuk perdana yang memakai knalpot produk PARD. Detail dimensinya leher 26 mm, panjang silincer 40 cm dan diameter sarangan 51 mm. Outputnya, gigi 1 dan 2 makin produktif dan tak mudah over power. Sedang performa gigi 3 dan 4, proses pindah gigi makin licin. Praktis racikan knalpot PARD factory, dimanfaatkan Faiz makin enteng mengovertake rival di top speed.     pid

 



SPEK KOREKAN
Piston         : FJN 53.4 mm
Injecror     : Japan Z1
Throttle body     : MX King 26 mm
ECU         : Aracer
Final gear     : 14-45
Gigi rasio     : 1(32-13), 2(28-16), 3(27-19) dan 4(21-24)
Knalpot     : PARD factory
Fly wheel    : 300 gr primer