YAMAHA Z1 - WONOGIRI : Memperingan Primer Skunder Layani Pasar Senggol

KARAPAN 201 meter makin memacu tuner belia untuk tampil, termasuk tim HNR yang punya basecamp di Jl. Tambak Asri 267, Surabaya. Sipnya, Andre tuner HNR memiliki kuda besi gacoan dengan spesifikasi bebek 4 tak 200 cc, yang lagi booming di karapan resmi 201 meter.


Racikan gigi rasionya mantap, mengusung produk Moto-1 dengan perbandingan 1(34-13), 2(32-18), 3(25-18) dan 4(26-23). Aplikasi gigi rasio ini cukup beralasan, hasil pertimbangan melonjaknya kapasitas mesin hingga 219,7 cc hasil aplikasi piston 72 mm.

"itu saja power band masih dibagi lagi dengan perbandingan final gear berat 15-33, sekaligus sebagai trik menumpas spin dan whelie," urai Andre yang menyempurnakannya lewat CDI 5VV yang diinstal totalos.

Wih, booring silinder otomatis ganti berdiameter luar 78 mm, dengan asumsi ketebalan liner tetap didapat 3 mm, ukuran ideal. Ngerinya, diameter dalam crankcase diremer hingga 78,5 mm. Jalur oli mesind ari pompa oli jadi mesti digeser keluar, dengan tambahan bobok las diral. Begitu juga dengan conrod berganti versi kompetisi.



"Prinsipnya saya cari conrod yang memiliki dimensi lebih panjang 6 mm, untuk meminimalisir tekanan conrod terhadap piston," teori Andre yang tak mau buka kartu pada sektor ini. Pengaruhnya tetap gasingan atas lebih jalan, mengingat nilai BHP mampu diminimalisir. Sebagai penghantarnya, perbandingan kompresi merujuk perbandingan 12,2 : 1.

Serta disempurnakan kopling house SYS yang memakai 6 pegas kopling. Sumber tenaganya dilayani PJ 34 mm, diinstal dengan intake manifold Mio. Keren juga cara pasangnya, untuk menyiasati penampang karbu yang lebih besar, Andre menambahkan adaptor dari almu billet.

Dengan kontur lubang tirus, sebagai perantara intake 32 mm karbu ke intake Mio 28 mm. "Asaz venturi didapat disini, akselerasi didapat lebih kuat," yakin Andre yang meneruskan dengan pemakaian katup 32 mm (in) dan 28 mm (ex). l jar

SPEK KOREKAN :
KARBU : PJ34, PISTON : 72 mm, KLEP : Moto-1, FLY WHEEL MAGNET : 75 mm, PENGAPIAN : 5VV totalos, KOMPRESI : 12,2 : 1, KOPLING HOUSE : SYS 6 pegas kopling, FINAL GEAR : 15 - 33. 


  • TERBARU
  • TERPOPULER
  • TERBANYAK