HONDA BEAT - SAMPANG : KOREKAN MENENGAH ATAS

ADI WELO makin berjaya, seteah menguasai kelas matic 115 cc pemula dan open, saat berlaga di Kratingdaeng BG Road Race, Trenggalek bulan silam. Adi sapaanya yang kini membela tim Melindo, Banyuanyar, Sampang makin menguasai kompetisi di kelas matic 115 cc pemula dan open. Hal demikian tersaji, setelah Adi sukses melepas dari kepungan rider-rider kawak, yang lebih dulu laga dengan matic.


Nah, ini hebatnya Adi, karakter bawaan motornya yang demen full throttle lebih pas ketika dikonversi ngegas matic. "Saat menunggang matic, gaya bawaan full throttle-nya tak bisa ditinggalkan, "bangga H. Ishak Melindo owner tim yang rencana di akhir tahun ini menambah formasi di kelas MP2, MP3 dan MP4.

Lebih lanjut, maka, suatu keuntungan bagi Anang Empu tuner di belakangnya. Menurut Anang, spesial buat Adi, tak perlu motor bengis. Prinsipnya stamina tahan, saat dipanteng di RPM tinggi. Itu yang kemudian yang memicu pemakaian perbandingan kompresi 12,5 : 1.



Angka perbandingan kompresi termasuk reliable, sebab pemakaian katup in - ex masih bertahan standar. Mengatasi overnya debit gas segar, exhaust diporting keliling 2,2 mm setiap sisinya, sedang intake bertahan standar. Pertimbangannya, karbu masih standar pabrik menganut model vakum. Cuman, main air jet di bagian tepi bawah membran diremer 1,5 mm. Sasarannya cuman meningkatkan respon bukaan skep berbanding kevakuman.

"Lagi-lagi dasar pemakaian karbu yang masih standar ini, kestabilan tingkat kevakuman di zona intake dipertahankan dan cukup dipoles, "terang Anang yang mencangkok CDI BRT Dual Band yang diinstal model DC. Lebih lanjut, piranti camshaft didesain dengan lift cam di angka 8,2 mm in dan ex. Kontur camshaft, sengaja dirancang berkontur oval, siklus menutupnya katup jadi lebih singkat.

Setara dengan mempersingkat proses overlap. "Kalau dihitung durasi di kisaran 276 derajat (in) dan 274 derajat (ex), "urai Anang yang menerapkan sudut movable drive face 12 derajat dan roller weight 11 gram spesial melayani gasingan atas.

Sisi lain, perangkat pendukung konversi power ke speednya pegas movable driven face custom lebih kenyal cenderung keras, termasuk kampas ganda custom dengan clearence lebih rapat pada mangkuknya. Dengan racikan ini, speed produktif jadi didapat di RPM lebih tinggi, di kisaran 5500 RPM.

"Konteks demikian ini berdampak saat rolling speed dan keluar tikungan jadi lebih mudah kontrol speednya," bangga Adi. | pid

SPESIFIKASI
Karbu : Custom
CDI : BRT Dual Band
Koil : YZ 125
Piston : Moto-1
Roller : 11 gram
Pegas movable driven face : Custom
Sudut movable drive face : 12 derajat


  • TERBARU
  • TERPOPULER
  • TERBANYAK