KAWASAKI NINJA 150 - BANGKALAN : BAWAH KERING TENGAH BASAH

SUDAH berlangsung 6 tahun silam, Galang Rizky mantan rider yang beralih ke tuner mendalami mesin, sekarang point kompartemen mendongkrak power produktif mulai dikembangkan. Istimewanya, insting ridernya masih tajam. Toh di jamannya Galang tenar sebagai rider spesial seting porting silinder dan jeting. Galang termasuk menjadi tonggak bangkitnya prestasi 2 tak Jatim di karapan 201 meter, selain rider Rovino, Vito (almarhum), Hafid dan Abidin.


Ketika beralih menjadi tuner, parameter final seting korekan bisa ditebak lewat lengkingan knalpot saat pencapaian peak power. Ada intonasi lengkingan yang khas kalau power bengis.

"Ciri khasnya, kalau digambarkan dengan kurva, interval suaranya landai," sebut tuner yang sukses menghantarkan rider Robot dan Kresna Lena mengukir best time 7,2 detik di kelas sport 2 tak rangka standar 155 cc. Kedua rider tadi membela Momo Qu Arum Q Banyubiru Racing Team, Bangkalan.

Dan makin briliannya tuner yang berlaga di kelas ini, maka alternatif korekan lain jadi perhatian Galang. Kali ini proses meningkatkan siklus debit gas segar yang dibilas menjadi perhatian. Timing menutupnya piston pada lubang transfer dibuat lebih singkat. Sebab, tinggi lubang transfer cuman dinaikkan 42 mm dan sisi kanan kirinya dilebarkan 1,2 mm. Daun membran orsi lantas diinstal dobel, dengan skema atas panjang penuh dan bawah setengah.




Jadi serasi tinggi lubang transfer. Konsep korekan demikian tipikalnya kering, sebagai peluncur gasingan bawah menengah. Mengumpan RPM tinggi kian singkat, klop menghela final gear yang mengusung perbandingan ringan 14-41.

Cuman, gasingan tengah atas torsi tetap berperan. "Sehingga, Keihin PE 28 mm yang diremer 1,5 silinder skepnya, wajib diseting pekat diatas lewat main jet 156 dan pilot jet 42," urai Galang yang menyempurnakan dengan aplikasi as kruk ZX 150 guna memaksimalkan kompresi primer.

Dengan demikian, tinggi lubang buang pada blok silinder PDK silver dinaikkan menjadi 29 mm dengan lebar 40 mm, serta dilepas knalpot Cream Pie. Desain dan porting tinggi lubang buang itu juga dipertimbangkan dari buret silinder cop 14,4 cc. Bukan tahap testcase ya, memang rasionalnya mekanis mesin mintanya seperti itu.

“Sebab, kontribusi tipikal ruang bakar dan tinggi lubang buang, berpengaruh terhadap panjang pendeknya power band dan racikan gigi rasio,” urai Galang yang mencangkok CDI RC 100 itu. l pid

SPEK KOREKAN :
CDI : RC 100, KNALPOT : Cream Pie, PISTON : Side B, BLOK SILINDER : PDK Silver, AS KRUK : ZX 150, KARBU : Keihin PE 28 mm, FINAL GEAR : 14-41.


  • TERBARU
  • TERPOPULER
  • TERBANYAK