Honda Karisma - Surabaya : RESEP TAHAN PANTENG RPM TINGGI

Honda Karisma - Surabaya

Honda Karisma - Surabaya

UP GRADE performa mesin tak lagi punya tim drag atau tim road race saja. Pasalnya, bikers mania touring, saat ini juga menggelinding bagaikan bola liar, sehubungan up grade performa mesin. Selain mengejar kenyamanan riding di top speed RPM terjaga lebih rendah, juga dipersiapkan saat menghajar jalan provinsi saat touring.


Pemikiran demikian yang menjadi obsesi Lucky Fernando owner tim drag Barokah Racing Team, pada kuda besi harian spesial menu touring. Rombakan kali ini mengusung basis Honda Karisma 04, yang didown grade dengan C-70 style, atau biaisa disebut Klasik Street Racing. “Tapi, ingat ya bukan tampang doang, tapi luar dalam,”canda lajang subur itu.

Sentuhan modifikasi berlangsung pada custom buritan bergaya C-70, berbahan plat galvanis 2 mm, berikut aplikasi cover head orsi C-70 dan spatbor depan Vega. Spesial jok, dipertahankan tebal, guna mengejar kenyamanan, termasuk sok belakang YSS.




Up grade performa mesinnya sadis, konseptornya tetap Lucky, dibantu mekanik bengkel umum untuk bongkar pasang. Blok silinder dibore up hingga 65 mm, berikut pemakaian piston Moto-1 berdiameter 65 mm. Jelinya, crown piston dipertahankan menganut desain flat. “Menu touring yang identik panteng RPM tinggi, ring kompresi susunan nomer satu, tak mudah kalah, ”yakin Lucky.

Sedang big end dari standar 57,9 mm digeser dijadikan 64 mm, tanpa balans atau bor-boran. Malahan, fly wheel magnet dipertahankan standar, berikut tambahan fly wheel gigi primer 500 gram. Sampai disini saja, kapasitas mesin melonjak drastis hingga 212 cc.

“Tak mau ambil resiko potensi bearing as kruk mudah kalah efek drastisnya kenaikan kapasitas mesin, maka bearing as kruk saya kanibal dari Scorpio, ”urai Lucky yang memakai paking diral 5 mm pada blok silinder.

Daleman silinder cop, menganut over size katup 31 mm (in) dann 26 mm (ex). Suplai gas segar dari Keihin PE 28 mm ex NSR SP 150, jadi singkat diproses pembakaran. Kendati demikian, camshaft lebih pas saat diplot pada durasi 274 derajat, agar power di top speed terjaga lebih produktif. Pertimbangan itu, akselerasi bawah disuport kopling manual. Serta aplikasi CDI BRT Dual Band dan knalpot free flow betipikal ngeboost di top speed. l pid

SPESIFIKASI
KARBU : Keihin PE 28 mm KATUP : 31 mm (in) & 26 mm PEGAS KATUP : CLD PISTON : Moto-1 (65 mm) STROKE: 64 mm CDI : BRT Dual Band BEARING AS KRUK : Scorpio KAMPAS KOPLING : Tiger PEGAS KOPLING : Tiger


  • TERBARU
  • TERPOPULER
  • TERBANYAK