"Tahun ini seri Superprix dipilih sirkuit non permanen Stadion Kanjuruhan Malang karena beberapa trek aspal nya mengalami perbaikan serta animo peserta dan penontonnya cukup bagus," ujar Mariachi, owner Genta Auto Sport selaku penyelenggara.
Hal ini terbukti dari rangkaian seri Superprix 2026, untuk di Jawa Timur pecah rekor dengan peserta terbanyak. "Seri selanjutnya di sirkuit GBT Surabaya sebagai venue pengganti di Purwokerto," lanjut Mariachi di sela balap Superprix.

Tommy Salim. Bawa engine 2 tak Tarpan Racing
Di kelas Bebek 2 tak 116 cc lokal Jatim, racer andalan team IOS Store Tarpan Racing sukses menjadi yang tercepat. Di atas motor korekan Tarpan Racing yang disupport shockbreker AGS Suspensi, racer Tommy Salim finish pertama disusul racer Sakti Andre dan Rexzy Desmaynaga podium ke tiga.
"Aspalnya sedikit bumpy dikarenakan ada beberapa trek lintasan dibalut aspal baru," ujar Tommy Salim yang merujuk bahan bakar Pertamax Turbo.

HF Rasya sabet podium Bebek 2 tak 125 cc Novice
Di kelas Bebek 2 tak 125 cc Novice, racer andalan team Toger Anti Virus Pamekasan sukses mengasapi racer Ragazo Kautsar andalan team Hud Hud Gym Racing Pekalongan.
Tunggangan HF Rasya hasil olahan tuner Reso Toger yang mengadopsi koil YZ125 dengan di support gear 13-45 sukses podium pertama.
"Butuh nyali lebih jika maen malam hari sebab klo setting karbu agak dikurangi bahan bakar nya maka mesin motor akan macet sehingga main jet kupasang 300," bisik Reso, sang tuner Toger Anti Virus Pamekasan.

Nick Hayden bersama RMF Trans. Podium juara 1 Bebek 4 tak 150 cc Novice
Bendera RMF Trans kian berkibar di kelas Bebek 4 tak 150 cc Novice setelah racer Nicky Hayden bertarung ketat dengan pembalap Rajo Satria yang bernaung di team Anugerah Putra Abadi AHRS dan Reykat Yusuf andalan team Dit's Racing. Bertarung 15 lap di malam hari, engine tunner Kemin yang disuntik ECU Eraser Super X berikut gear 14-50 finish pertama.
"Kalo maen malam hari setting bahan bakar agak dikeringkan karena suhu udara cukup dingin," jelas Kemin, sang tuner RMF Trans yang mengandalkan bahan bakar Pertamax Turbo.

Rexy Kepo. Modal 5 TP podium 3 lokal Jatim
Di kelas Bebek 4 tak 130 cc lokal Jatim, team MPJ HG Abenk Beruang Madu harus puas diurutan ketiga setelah racer andalannya Rexy Kepo berjibaku dengan pembalap M Afin andalan team King 23 Devina dan Ferry S Mumu yang bernaung di team Guru Sejati Master Camshaft Jogja Fuboru.
"Di sini cukup berat persaingannya namun masuk 3 besar cukup buat modal event balap selanjutnya," ujar Handi, mekanik team MPJ HG Abenk Beruang Madu yang mengusung bahan bakar Avgas.
Chand
