"Sirkuit non permanen alun-alun Tugu kota Malang merupakan legendaris sejak lama dan terakhir digunakan untuk gelaran balap tahun 2017," jelas Afifudin, selaku promotor event disela kegiatannya.
Kelas Gokart suporting yang menarik perhatian
Hadirnya kelas gokart di sela kompetisi mengingatkan kita era keemasannya. Tak pelak sebanyak 12 team ikut meramaikan kompetisi balap tersebut di sirkuit non permanen yang dikenal sudah legenda khususnya di kota Malang."
"Saat ini komunitas gokart biasanya berlatih di kawasan Satpro Polres Malang sehingga adanya gelaran balap seperti ini diharapkan gokart kembali hidup khususnya di Jawa Timur," ujar Rosid, salah satu dedengkot Gokart Malang yang juga menghadirkan gokart bermesin listrik di gelaran tersebut.
King 23 Devina Racing Team borong podium di kandang sendiri
Keikutsertaan team King 23 Devina Racing yang ikut meramaikan ajang road race di kota Malang seakan memberikan warna tersendiri bahwa team kelahiran Malang tersebut ingin meramaikan dikota kelahirannya.
"Kita hadir dengan diperkuat 16 motor dan 5 pembalap yakni racer Tedy Permana, Rexi Kepo, Athoriq AP, M Afin, dan Chiko Mbape," ujar Andra, manajer team King 23 Devina Racing.
Archy dan Reno asal Malang
Kian terasah, racer Archy Ramero sukses memboyong podium 1 di kelas Bebek 2 tak 125 cc open Jatim dan Novice. Mengusung bendera team Blok M39 Madura Teknik Massaw 46 Baby Boss Elfathan bengkel 120, Archy membuktikan talenta nya. "Untuk engine bebek 2 tak hasil tangan dingin Mamank Surya," ungkap Archy Ramero, usai meraih podium juara.
Di kelas Beginner, M Dyo yang beberapa waktu lalu sukses menyabet tropi dikandang sendiri harus puas diurutan ke Lima. Di tangan tuner Wahyu Sayur, racer belia Bondowoso jebolan sekolah balap Wawan Hermawan harus berjibaku dengan Adam Faiz asal Probolinggo, Elbaihaqi asal Malang dan M Kadhafi asal Pasuruan.
kelas Bebek 4 tak 130cc
"Untuk motor MX King tunggangan Dyo dipersenjatai ECU Uma Racing sedangkan injektor mengaplikasi Kawasaki Mono," terang Wahyu Sayur, tuner yang bermukim di Malang.
Di kelas Bebek 2 tak 125 cc lokal Malang yang diikuti 9 racer, racer M Faisal finish podium ke empat setelah bertarung ketat dengan M Aad, Reno dan Dani Orlando. "Motor Faisal mengadopsi crangkase baru yang dipersiapkan untuk event MCR," bisik Anas, tunner yang juga manajer team ARC Progres Surabaya.
Anas ARC Progress bersama M Faisal
Team Ozben Racing kian membuktikan sebagai team yang sukses membawa tropi dikelas "neraka". Duet racer Nando yang sukses podium dikelas Bebek 2 tak dan racer Farel Ramadhani yang finish di kelas Bebek 4 tak membuktikan skill dan kerja kerasnya.
"Untuk engine 2 tak ditangani tunner KJ10 sedangkan untuk mesin 4 tak 150 ditangani tunner SYR Blitar," ungkap Nando, andalan team Ozben Racing.
Ozben Racing andalkan Nando dan Farel
Gebrakan tergress datang dari team IMS Akifa Very Tulen yang tahun ini akan mengikuti beberapa agenda event balap motor open di Jatim.
"Tahun ini team IMS Akifa X Verytulen Racing Team secara resmi berganti nama CV Javaland Tobacco sebagai sponsor utama diperjalanan kompetisi balap motor 2026," bisik Very, owner team Very Tulen Racing Team.
IMS Akifa Very Tulen Racing
Meskipun telah berganti pemilik baru yaitu H. Syaiful namun kedigdayaan engine 5TP rakitan sang runner Inan sukses menyabet 5 tropi digelaran balap malang akhir pekan lalu.
Chand
