Kejuaraan Powertrack 2020 Round 1 - Banjar : Ajang Perang Power Knalpot Aftermarket

BALAP GARUK TANAH POWERTRACK. Digelar di sirkuit Gelora Banjar Patroman, Banjar.

Sempat terhenti karena pandemik, event balap mulai menggeliat dan bisa tergelar dengan prokes ketat, termasuk ajang balap bertajuk Powertrack 2021, yang kali ini digeber di sirkuit bertempat di sirkuit Gelora Banjar Patroman, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, 28-29 November 2021 ini.




Event balap sirkuit tanah bertajuk Powertrack ini, konsepnya lebih ke kejuaraan motocross dengan mengambil sirkuit ala MX-GP sehingga menjadi daya tarik sendiri bagi peserta, apalagi kelas yang dilombakan juga bejibun.




Powertrack Putaran I kali ini, melombakan kelas dengan jumlah crosser yang mendaftar cukup fantastis yaitu 362 starter.  Pesertanya juga datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dan hebatnya lagi, ada juga crosser asing dari negara luar ikut bertanding di event yang sudah berjalan 8 tahun hingga sekarang.




Yang menarik, event Powertrack juga menjadi ajang promosi berbagai produk otomotif, mulai olie, part engine, ban, dan yang paling seru adalah knalpot. Dan biasanya di setiap event Powertrack, ada kelas khusus (OMR) untuk produk knalpot tertentu.  Nggak heran, jika cukup banyak brand corong knalpot yang bertebaran di sini, semisal Norifumi, Gordon, Proliner, GP7, CLD, dan masih banyak lagi merk lainya.  Menjadi hal yang wajar jika cukup banyak pilihan knalpot yang bisa dipakai oleh crosser, karena part ini sanggup menaikkan daya mesin.

 

 

KUDA PACU. Saling beradu power lewat corong knalpot pilihan.




Ada juga brand knalpot yang juga banyak dipanteng crosser papan atas, termasuk Proliner. Brand yang biasa bermain di road race ini rupanya juga acap kali dipakai di balap garuk tanah. Ini yang menjadi semakin serunya pertarungan di dunia balap cakar tanah di event Powertrack.



Terbukti kelas Sport Trail & Open yang juga kelas perebutan point untuk nantinya bisa menjadi juara umum di Powertrack 2021. Terjadi duel seru dari para crosser yang turun dengan menggunakan knalpot pilihan mereka.  



Diantaranya brand knalpot Gordon yang mensupport nama crosser handal yaitu Rizki HK. Kemudian brand knalpot Norifumi memilih mensupport crosser yang sudah kondang namanya di dunia garuk tanah yaitu Prima Julio Sudrajat. Dan brand knalpot boleh dibilang pendatang baru di dunia garuk tanah tapi sudah ngetop di dunia road race yaitu Proliner. Menjatuhkan pilihan ke pembalap muda berprestasi yaitu Rivaldi Julian MGA.



Dari dua kali putaran race, Moto1 dan Moto2 untuk pengumpulan point. Rivaldi Julian yang kuda besi garuk tanahnya memakai knalpot Proliner XR-1 Bure Up, mampu mengumpulkan point di Moto1; 22 dan di Moto2; 20 total point; 42.



Rivaldi sendiri merasa puas dengan perolehan pointnya. Dan dia akan terus untuk menambahnya di seri berikutnya hingga final, yang akan akan digelar dalam waktu dekat. Untuk masalah gasbuang di motornya, Rivaldi sudah mengakui kalau knalpot Proliner model XR-1 ini sudah sangat pas dengan settingan motornya. "Pastinya tarikan gas buang motor saya bisa los. Kemudian untuk torsinya sendiri, saya akui kalau XR-1 sudah pas digunakan di track berlumpur seperti sekarang,” ungkap Rivaldi.

 

 

RIVALDI & KUPRET. Andalkan produk Proliner di pacuan mereka.



Kemudian untuk urutan ke 2 perolehan point di kelas ini adalah Prima Julio Sudrajat dengan perolehan point di Moto1; 25 sedangkan di Moto2; 16 dengan total point; 41. Sedangkan di peringkat ke tiga ditempati oleh pembalap Rizki HK dengan pengumpulan point di Moto1; 13 sedang di Moto2; 25 dengan total point;38. Jadi untuk kelas Sport & Trail di Powertrack seri ke 1 ini, Rivaldi Julian masih menduduki peringkat ke 1 dengan menggunakan knalpot Proliner XR-1 SS Bore Up.



Sedangkan untuk kelas lainya yang juga sarana perebutan point yaitu dikelas Sport 4 Tak S/D 250 CC Open. Untuk perolehan point terbanyak justru di raih oleh Rizki HK. Sedangkan untuk urutan ke 2 peraih point terbanyak dikumpulkan oleh Prima Julio Sudrajat. Sedangkan untuk urutan ke 3 pengumpul point terbanyak mampu diraih oleh crosser yang bernama Muhamad Asel.





naskah/foto : tim