JC Supertrack Indonesia - Swallow Kejuaraan Nasional Grasstrack Region 1 Sumatera A 2019 Sumut Seri 2 (6 – 7 Juli 2019) : MAKIN BERKELAS !

 

JC Supertrack Indonesia - Swallow Kejuaraan Nasional Grasstrack Region 1 Sumatera A 2019 Sumut Seri 2 (6 – 7 Juli 2019). Makin berkelas terinfluenz kompetisi motocross level teratas & diback up prasarana Jaharun Centre Sumut yang representatif. 

 

 

Even GTX dan MX di zona Sumatera makin eksis, dalam satu hari berlangsung dua even spektakuler. Hampir tak pernah terjadi di tanah air, sepanjang 19 tahun. Kalau di Palembang MX GP, sedang di Galang, Deli Serdang, Sumut juga ada even MX – GTX yang tak kalah spektakulernya.

 

Singkat cerita, masing-masing ingin eksis di levelnya. Kalau MX GP menjadi komoditas crosser level dunia dan sebagai sparing partnernya crosser nasional. Nah, kalau di Galang, Deli Serdang, Sumut, memakai lokasi Jaharun Circuit di kawasan Jaharun Centre, yang lagi berkembang menjadi kota mandiri.

 

 

 

Pengaruh digelarnya MX GP memang luar biasa bagi tracker dan crosser yang berlaga di Jaharun Circuit, Sumut. Makin yakin, bahwa penjenjangan ke level dunia itu benar ada. Kondisi demikian yang makin memantapkan beberapa tracker, berusaha bergulir ke MX. Bukan berarti GTX kurang diminati, tapi disini lebih cenderung mulai terjadinya mental dan pola pikir lebih professional.

 

Faisal Arif Nasution Ketua Pemprov IMI Sumut & jajaran. Bangga dengan Jaharun Circuit sebagai aset Sumut yang superior & sukses memberikan kontribusi perkembangan MX – GTX Sumatera.

 

 

Mengingat, kedua even dengan level yang berbeda tadi, erat bersinergi, sebagai booster ke ajang supremasi kompetisi garuk tanah level tertinggi. Chemistry ada disini, crosser dan tracker merasa terpukul dulu mentalnya, lantas tertunduk malu. Sebab, dibangunya Jaharun Centre, Galang, Deli Serdang, Sumut, tak cuman pantas disebut sebagai lokasi digelarnya even MX - GTX.

 

“Lebih dari itu, secara profil dan latar belakang dinilai sebagai aset awal dimulainya perubahan era MX-GTX zona Riau, Sumbar, Aceh dan Sumut menuju ke professional, ”kompak M. Khoiri,  Ilham danVigit jagoan di kelas bebek 4 tak standar 110 cc pemula U17.

 

Pengaruhnya memang krusial, jumlah peserta kali ini fantastis. Crosser dan tracker asal Riau, Sumbar, Aceh dan Sumut, serasa ingin tunjuk taring di kompetisi sesuai porsi dan levelnya. Kalau crosser bule di MX GP, sedang crosser dan tracker asal Riau, Sumbar, Aceh dan Sumut, full throttle di Jaharun Circuit.

 

Pada point ini, yang Disini pula energy positif MX GP, kian sukses mendramatisir gaya bertarung crosser dan tracker makin special. Apalagi, Akbar Taufan dan M. Zulmi turut dihadirkan disini. Keduanya tak lagi disebut sebagai sparing partner yang identik meninggalkan lawan, tapi sekarang lebih pas sebagai regulator guna menaikan tensi dan pressure kompetisi.

 

“Itu lantaran tracker Region 1 Sumatera A 2019 Sumut, mulai bisa fight dan makin terbangun mental juaranya, ”pengamatan Taslim Zakariyah ketua Executive Motocross Jatim yang menyempatkan terbang ke Jaharun Circuit didampingi M. Kadafi crosser executive Jatim.

 

Taslim juga ada rencana menebar wabah hingga menggelar kelas executive di Sumbar, Aceh, Riau dan Sumut. “Tapi, ini masih tahap komunikasi, hal ini beralasan mengingat di Region 1 Sumatera A 2019 Sumut, banyak mantan petarung sebenarnya, ”tegas Taslim.

 

Taslim Z & M. Kadafi. Mencoba mengkaji & sosalisasi kelas executive di Sumatera.

 

 

Sebab, tracker dan crosser asal Riau, Sumbar, Aceh dan Sumut, saat laga di kelas yang diikuti Akbar Taufan dan M. Zulmi, mulai bisa mengimbangi. Sebab, makin kesini tradisi mengasah skill dan fisik lebih terstruktur. “Artinya tak lagi berlangsung dengan himbauan, melainkan kesadaran tinggi  dan obsesi menjadi champion, ”pengamatan Syabra Buana Kabid Olah Raga Roda Dua Pemprov IMI Sumut.

 

Terhitung sejak 2 tahun dari total 3 tahun dioperasikanya Jaharun Circuit, taraf peningkatan skill tracker dan crosser. Kalau diilustrasikan macam not lagu, interval jumpingnya sudah mengalir dan enak didengar.

 

“Sebab, saat di single jump atau double jump, tak lagi bermain di nada tinggi alias gas pol tapi kopling ditahan, ”kata Erix Indrayana owner tim ANRT 176 MX Aparel KSP RBT 34, Lirik Inhu, Riau. Dengan torehan prestasi juara 3 kelas bebek modif 110 c dan juara 5 kelas bebek modif junior.   

 

Erick owner tim tim ANRT 176 MX Aparel KSP RBT 34, Lirik Inhu, Riau & crosser inti. Keberadaan jaharun Circuit, Sumut luar biasa & skill tracker makin terasah.

 

 

Hingga Faisal Arif Nasution Ketua Pemprov IMI Sumut, yang turut hadir beserta jajaran, salut sembari geleng kepala, setelah mengamati terjadinya perubahan kualitas kompetisi tracker dan crosser Sumut.

 

Disini korelasi dibangunya Jaharun Centre, Galang, Deli Serdang, Sumut makin mendapat apresiasi. Apalagi dalam proses pembangunanya, murni dana pribadi Dudung Hartito saudagar asal desa Jaharun, Deli Serdang, Sumut yang kini menetap di Surabaya.

 

 

 

Kaderisasi Tracker Lebih Jalan Dengan Klasifikasi Usia 17 tahun

 

Ini jelinya Syabra, mantan tuner tim drag bike dan road race tenar asal Medan, itu memandangnya lebih subyektif, saat kaderisasi dibatasi dengan usia 17 tahun.

 

Klasifikasi kelas 17 tahun. Optimis melahirkan bibit potensial crosser Riau, Sumut, Sumbar & Aceh.

 

 

Kendati tak bisa memantau perkembangan dan intensitas tracker naik podium hingga 100%, tapi dengan pembatasan usia maksimal 17 tahun tadi, tracker pendatang baru yang akan tampil nggak down duluan. “Dengan begitu, kualitas dan kondisi kompetisi yang sportif lebih mudah terbaca oleh semua tim GTX, ”yakin Syabra.

 

Ini juga sebagai program penjenjangan tracker wilayah Riau, Sumbar, Aceh dan Sumut. Agar, kompetisi di GTX lebih terstruktur rapi, sehubungan kategori kelas berbanding level tracker yang berlaga.

 

Kita  optimis memacu pertumbuhan tracker pendatang baru. “Bahkan mampu menarik minat ex tim road race dan tim GTX rumahan yang besar dan tenar dari bengkel adventure, ”nilai Syabra yang menambahkan kalau kelas ini juga sebagai trade mark kemasan even JC Supertrack Indonesia.    pid

 

 

 

 

Terkencang Di Jaharun Circuit, Galang, Deli Serdang, Sumut

 

Bebek 4 tak standar 110 cc pemula U17

1. M. Khoiri Air Batu UD. Nazmi

2. Ilham S Dolok Masihul Bur Sergai

3. Vigit DS Sumbar Ambasador Team 8 BSC

4. Ardi Siregar Riau Regar Junior Bandar

5. Afiv Medan Bayu P53

 

Bebek 4 tak standar 125 cc pemula U17

1. Ahmad Fadilla Arek Loba Ketiara Copi Takengon

2. M. Khoiri Air Batu UD. Nazmi

3. Willy Depu Pekanbaru ART Kampar 413 Prudential

4. Ilham S Dolok Masihul Bur Sergai

5. Hendri P Asahan A3D Team Labura

 

Bebek 4 tak modifikasi 110 cc junior U20

1. M Zusri tanjung Morawa PT. M Zul Kisaran

2. Dico Bocil Riau Arengka Motor Team Green Tech

3. Abeleo Sajoda Pekanbaru ANRT 176 KSP RBT 34 Tosca

4. Revaldi Medan Vijaya Racing Bengkulu

5. Ahmad Arief Tinjoan Racing Team Tinjoan

 

Bebek 4 tak modifikasi 125 cc junior U20

1. M. Zusri Tanjung Morawa PT. M. Zul Kisaran

2. Vigit DS Sumbar Ambasador Team BSC

3. Adi WD Aceh UD. Buah Cuter Motor

4. M. Rifaldi Kuala Ahmad H. Racing Team

5. Abelleo Sajoda Pekanbaru ANRT 176 KSP RBT 34 Tosca

 

Bebek 4 tak modifikasi 125 cc senior

1. Ridho Jion Duri Citra Kaca Taygon Motor RAC Jion MX

2. Rahnanda Putra Asahan WHK 246 Norifumi Racing Team 

3. Reno Putra Asahan WHK 246 Norifumi Racing Team

4. Wisnu CR Sumbar Tiggs MX 57 Team

5. Dian Putra Jambi Ambasador Team BSC

 

Sport & trail senior open

1. Ridho Jion Duri Citra Kaca Taygon Motor Rac Jion MX

2. M. Zulmi Jatim Dona Fashion Pekanbaru

3. Wisnu CR Sumbar Tigos MX 57 Team & Batam Jaya Bluegos Sponzen

4. M. Zusri Tanjung Morawa PT. M. Zul Kisaran

5. Rahnanda Putra Asahan WHK 246 Norifumi Racing Team

 

Grasstrack campuran Deli Serdang

1. Maulana Galang Papa police By Ikhram TL

2. Dandi Sitepu Pancur Batu XPB Pancur Batu

3. Al Khoiri Sergai And Sergai

4. Andi Dcaro Tanjung Morawa Egi Motor

5. Tedy RA Galang KTM. Karya Tunggal Mandiri

 

Grasstrack campuran non kategori

1. Vigit DS Sumbar Ambasador Team BSC

2. Alwi Nata Labura CV. Fajar Dolpa Deltalube JTMX Jogja

3. Dimas MR Kisaran JP Motor MX Team

4. Rivanda P Langkat Mas Didi Marinir 108

5. Dodi RH Siantar Trisna 249 MX Team

 

Bebek standar 125 cc pebarikan RBT 1

1. Ardiansyah Perdagangan Yudistira Motor

2. Eza   CV. Mabir

3. Andre lavinrock Riau Predator

4. Giono. SH Langkat Ilham SP Namotongan

5. Anggara Labura Brigade MX Team

 

Bebek 4 tak standar 125 cc pebrikan RBT 2

1. Ardiansyah Perdagangan Yudistira Motor

2. Eza S CV. Mabir

3. Andre Lavinrock Riau Predator

4. Adzi Rantau Prapat Budi Jaya Ambar

5. Bayu Irawan Langkat Sedulur Langkat

 

Bebek 4 tak lokal khusus kecamatan Galang

1. Pikri Siregar Galang Papa Police By Ikhram TL

2. Teddy RA Galang KTM - Karya Tunggal Mandiri

3. Rio Reiner Galang CV. 5 Putra Sergai

4. R Pane Petumbukan Pane MX Team

5. jhon C Galang Doel Engine Desa Paku

 

Bebek 4 tak campuran lokal khusus kecamatan Galang

1. Rio Renner Galang CV. 5 Putra Sergai

2. Pikri Siregar Galang Papa police By Ikhram TL

3. Mansyah Petumbukan Pane MX Team

4. Teddy RA Galang KTM Karya Tunggal Mandiri

5. Angga Ryansyah Petumbukan PJMS

 

MX 250 cc

1. M. Zulmi Jatim Dona Fashion Pekanbaru

2. Kevin Raihan Tanjung Morawa Team 5 Putra Tunggal

3. Dona Tinjoan Betac Aceh

4. Dodon Toja Sumbar R3 Racing

5. Robby Sandy Ajamu UD. Amin Ayam ERT Team

 

MX 65 cc

1. Naufal Azmi Barus Sergai Mejuah-Juah Kuba Racing Team

2. Bima Jion Aek Nabara RAC Jion MX

3. Raffa Rantau Prapat RAC Jion MX

4. M. Habeb Gasper Riau Gasper MX Team

5. Zivas Perdagangan Sampang MX Team

 

Juara Umum

Pemula M. Khoiri UD. Nazmi 47

Junior M. Zusri PT. M. Zul Kisaran 50

Senior Rahnanda Putra WHK 246 Norifumi Racing Team

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

makin dapat

 kalau diilustrasikan crosser dan tracker yang berlaga di Jaharun Circuit, Sumut, makin yakin bahwa penjenjangan crosser itu ada dan stepnya jelas. Sebab, ada prosedur sehubungan dengan regulasi yang diterapkan. 

,

 

 

 

mirip dengan bagi raport. Kekurangan bisa dijadikan bahan evaluasi. Tapi, MX GP, lebih pas disiswa ujian semester.

 

 

Wajar dong, infrastrukturnya superior, kendati Galang, Deli Serdang, bagian daerah terpencil di Sumut, tapi berdiri megah sirkuit level dunia. Representatif saat dijadikan alternatif wisata keluarga, kalau bapaknya asyik nonton kejuaraan MX – GTX, ibu dan putra putrinya bisa menikmati kuliner, bahkan juga disediakan tempat bermain yang rindang.