“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang suport acara ini. Juga seluruh bikers yang hadir bahkan tidak hanya dari Kalimantan namun beberapa perwakilan beberapa dari luar Kalimantan juga ikut hadir,” buka Yasin ketua pelaksana.

SUASANA MALAM. Khusyuk Guyonan Khas Namun Tetap Mengarah Positif.
Berbagai kegiatan mengisi acara yang digelar selama 2 hari tersebut. Khususnya berbau Sosial diantara “Sajada” Santunan Janda Duafa, Donor Darah yang diikuti segenap perwakilan yang hadir. Menjadi tanggung jawab bagi setiap muslim untuk melakukan hal-hal kebaikan seperti ini.
Selain itu tim panitia juga menggelar festival Hadrah yang turut serta meramaikan acara. Tabligh akbar pun ikut disematkan guna memupuk pemahaman tentang kebaikan. Menghadirkan Ustad Handy Bonny yang memberikan materi dengan gaya khasnya.

TAUSIAH TROTOAR. Memberi Gambaran Pasti Dari Sosok Yang Menjalani.
Selain gaya khas yang nyentrik, materi yang disampaikan juga menarik. Sebab tidak hanya monoton soal materi namun diselipkan dengan candaan. Itu yang menjadikan komunitas bikers merindukan kajian dari Ustad Handy Bonny yang memang familiar dikalangan bikers.
Tentu hal seperti ini menjadi identitas tersendiri bagi Bikers Subuhan. Selain misi utama untuk memakmurkan masjid lewat riding sebelum subuh menuju masjid yang selalu menjadi garis pegangan oleh segenap Bikers Subuhan se-Indonesia.

FESTIVAL UMKM. Sajikan Berbagai Menu Yang Hemat Dikantong.
Dalam acara tersebut panitia tanpa memaksa mengingatkan dan mengajak siapapun yang hadir sholat di Masjid. Di event tersebut panitia juga mengundi motor Yamaha V-80 untuk bikers yang hadir dan mengikuti Subuhan Akbar.
Selain Doorprize untuk Bikers, tim panitia juga menghadiahkan 1 unit motor Yamaha Xeon. Untuk Santri penghafal Qur'an di pedalaman Kalimantan. Nantinya skutik ini akan digunakan untuk mmobilisasi ketika mengajar ngaji masyarakat umum pedalaman Kalimantan.

BAND PERFORM. Memberikan Hiburan Tersendiri.
Kegiatan santai namun menarik juga disematkan yakni tausiah trotoar. Menghadirkan anak Punk yang berbagi cerita suka duka masa lalu. Tidak lupa disusupkan nilai positif yang bertujuan memberi wawasan atau gambaran pengalaman agar menjadi lampu kuning bagi yang mendengar.
Selain itu, Kontes Modifikasi juga digelar dalam muslim festival tersebut. Kali ini melombakan 12 kelas dengan 52 meet up kategori. Kontes Modifikasi seperti ini menunjukkan bahwa Bikers subuhan juga peduli insan kreatif dengan mewadahi kreativitas mereka.

FREESTYLE. Hibur Audience Dengan Aksi Menantang.
Salah satu hal yang sangat menonjol yakni ramainya UMKM khususnya penjual makanan dilokasi. Festival Kuliner juga dirangkul guna memakmurkan pedagang kecil sekaligus mempermudah tamu bikers untuk mencari pengisi perut.
“Kami berusaha memberikan acara terbaik dengan banyak kegiatan positif. Acara kalo ini kami jadikan silahturahmi yang memupuk rasa kekeluargaan juga mempertebal rasa cinta kita dengan agama kita,”tutup Yasin.
Nanda/Ipoel Gecol.
Thanks To:
HDCI Balikpapan, Andalas Pusat Handphone, Inisiatif Zakat Indonesia, Total Safety Nusantara, Amil Zakat Nurul Hayat, Masjid Namirah Balikpapan, Arka Variasi Modification, Simpel Itu M3, Titan Project Work, Oppo, Tomimoto, PT. Surya Madistrindo, ASH Screen Printing Clothing, Fajar Group, SkalputRide, Honda, PT. Sukses Vista Motor, R2K & Ototrend Automotive Media.
