HONDA SCOOPY '18 - KLATEN : Paduan Cutting dan Detailing Warna Monokrom, Maksimalkan Tema Budaya Lokal

HONDA SCOOPY. Bertema budaya Jawa.

Menjadi satu dari banyak penggiat modifikasi berbasis sticker, decal dan sejenisnya, gerai Ragil Cutting Sticker terbilang populer dengan rilisan produk modif sticker yang serba total. Honda Scoopy geberan Qiana ini salah satu maskotnya. Meskipun kali pertama dirilis di salah satu event kontes Otre di Solo tahun lalu, namun kini ditata ulang disempurnakan dengan detail dan pewarnaan yang maksimal.

 

 





"Dibandingkan yang dulu, kini lebih sempurna, dengan pewarnaan yang fresh dan total di semua bagian," buka Ragil Wisanjaya, punggawa RCS.  Ragil mengaku lebih puas dengan kesempurnaan Scoopy ini, karena banyak perbaikan dan trend sticker yang ditanam.

 

Paling utama, penggunaan warna-warna monokrom yang terlihat simpel dan sederhana, namun enak dipandang dan hasilnya juga nggak kalah keren.  "Sticker dengan warna-warna monokrom jarang dipakai, karena pewarnaan dan gradasinya beda," tambahnya.


PEWARNAAN Monokrom dengan gradasi merah, oranye ke kuningan.

 



Pewarnaan di sini, Ragil lebih memilih hanya beberapa jenis warna, seperti merah, kuning dan gradasi dua warna tersebut. Dia tidak menggunaakan warna-warna lain, seperti tosca, pink biru atau hijau sekalipun. Lapisan stickernya pun tidak sebanyak biasanya, di beberapa bidang hanya diberi antara 15-20 warna kombinasi.

 

Namun lebih sulit di beberapa bagian karena juga menonjolkan detail. Seperti gambar sunset di latar belakang karakter Pengantin Paes Jawa, hanya terlihat beberapa warna, namun gradasinya bisa keluar dan terlihat hidup.


TOTALITAS. Semua bagian motor dilapis ulang sticker.




Temanya sendiri, RCS mengambil dari beberapa sumber, namun lebih banyak mengacu ke budaya Jawa, sehingga tokoh dan narasi yang digambarkan lebih banyak berasal dari seputaran Jawa, terutama tokoh Sri Sultan, penari, wayang, gambar candi hingga bunga Kamboja dan sejenisnya. 

 

TEMA STICKER. Angkat budaya lokal terutama dari Jawa.

 

Inovasi lain yang diunggulkan RCS dengan Scoopy ini adalah kombinasi sticker dan bahan kulit asli di bagian jok. Dengan begitu, terlihat real dan pas untuk menggambar aura culturenya.


SKIN TONE WAJAH SULTAN. Terlihat simpel tapi hidup.




Salah satu kesulitan sekaligus tantangan melapis ulang Scoopy dengan tema budaya ini adalah memberi efek hidup atau nyata, seperti gambar realisnya, atau sunset dan gambar wajah.  Karena lapisan stickernya hanya sedikit, antara 4-5 lapis tetapi harus terlihat real.

 

"Sekali salah desain atau beda warna, mimik wajahnya bisa buyar. Makanya, skin tone di wajah Sri Sultan, dan wajah pengantinnya benar-benar ditata sangat detail," tambah Ragil.

RAGIL RCS WISANJAYA. Unggulkan detailing dan totalitas cutting sticker.




Yang pasti, RCS benar-benar menjejalkan cukup banyak kombinasi sticker di skutik keluaran Astra Honda ini. Disamping bodypart, semua bagian motor lainnya pun ditutup lapisan sticker, dari pelek, cover knalpot, bottom sok depan hingga balik jok dan sisi atas tangki. Nggak heran, jika dia menghabiskan 20-25 meter bahan Oracal 651 untuk membungkus semua bagian tersebut.




SPEK MODIF
SOK DPN & BLK : Standar, CAKRAM DPN : Ibad, MASTER & KALIPER : Variasi Brembo, PELEK : Custom monoblok, BAN DPN - BLK : 70/90-17, BAHAN CUTTING : Oracal, MODIFIKATOR : Ragil Cutting Sticker ( RCS ) Klaten.



naskah/foto : jepunk otre