Modifikasi Suzuki Tornado GS 2002 - Tangerang : Restorasi Original Dongkrak Trend Modif 'Jadul'

MODIFIKASI SUZUKI TORNADO. Restorasi yang asik, back to original.

Modifikasi berupa restorasi motor jaman dulu (jadul) bukan melulu berarti kuno atau klasik, tetapi bagaimana mendandaninya kembali ke pesona dan tampilan seperti baru lahir dari pabrik sononya.



Menariknya, trend restorasi ini cukup booming di motor-motor keluaran 1990-2000an, termasuk yang dilakukan oleh bro Gatot asal Tangerang. Yang kali ini meminang satu unit Suzuki Tornado GS lawasnya.  Motor genre bebek 2 tak yang dirilis Suzuki era 1994 hingga 2004 ini memang populasinya masih cukup banyak, tetapi kala dibikin back-to-original kelihatan kembali mewah dan trend.

 

 

DETAL MOTOR JADUL TORNADO. Aura motor baru keluaran pabrik.



Untuk restorasi originalan kali ini, Gatot fokus untuk menjadikan GS seperti baru keluaran pabrik, yakni menciptakan keaslian dari tampilan fisik motor sesuai jamannya. “Nah ini biasanya yang mempersulit pemain motor originalan untuk menciptakan hal itu,” buka bro Gatot.

 

Menurutnya, yang dimaksud istilah keaslian bentuk fisik motor adalah bagaimana modifikator bisa memahami seperti apa dulu bentuk atau identitas fisik motor yang lagi direstorasi, bahkan untuk item yang kecil sekalipun. Termasuk diantaranya ‘logo’ dari keunggulan brand motor tadi, atau stiker orsinya.

 

 

IDENTITAS STIKER. Keunggulan dari produk.

 


Kalau di motor Suzuki Tornado GS ini, bro Gatot menjelaskan untuk logo brand sebagai identitas dari keunggulan motor ini ada pada tulisan ‘110 Jet Cooled’ yang menempel pada sayap bagian kanan. Kemudian, sticker menempel di bagian sayap kiri bertuliskan ‘Jaminan Mesin 3 Tahun’.  Sedangkan di blok mesin juga tertempel tulisan sticker ‘SUZUKI PECS’.

 


"Selain harus hafal seperti apa bentuk motor orian yang mau di modif, juga harus detail masalah logo dan tulisan-tulisan sebagai bentuk identitas motor yang mau dimodif,” lanjut bro Gatot.

 

 

BLOK & KALTER ENGINE. Lebih resik.

 


Agar kelihatan lebih fresh dan baru, Gatot melakukan pengecatan ulang jubah luar. "Buat painting saya lebih memilih warna kuning, kayaknya warna ini dulu sempat menjadi warna kebesaran Suzuki saat mengeluarkan motor adventure atau trail yaitu Suzuki TS,” jelasnya lagi.




Meski menggunakan cat semprot (spray paint) merek Diton Premium. Tapi hasilnya sangat cakep dengan warna kuningnya keluar, seperti cat yang menggunakan paint brush, atau cat hasil pabrikan motor. “Nah ini kelebihan dari cat semprot Diton Premium. Cepat kering, lebih rata spray-nya, dan warnanya muncul dan mengkilat seperti cat pabrik. Padahal hanya menggunakan sentuhan pijatan jari tangan,” bangga bro Gatot dengan hasil paintingnya.

 

 

KAKI-KAKI. Mengkilat dengan gosokan batu hijau.




Untuk bagian lain, Gatot juga berupaya tetap menyertakan part standar, termasuk pelek bawaan. Biar kinclong, oleh bro Gatot bukan di krom, tapi malah digosok dengan batu hijau. Jadi auranya malah kelihatan seperti motor baru.  Dilanjut pada blok mesin hingga swingarmnya, sama bro Gatot kembali di semprot cat Diton Premium dengan kelir warna metallic silver gray. Jadi kesannya bener-bener seperti motor asli bikinan pabrik.




Rencananya, modif restorasi Suzuki Tornado GS ini bakal dilelang. "Yang namanya hobi, tergantung saya akan mem-bandrol berapa nominalnya,” senyum bro Gatot sambil menyebut WA 08881288600 bila ada yang berminat.

 

 

GATOT. Pilih modifikasi Tornado karena trend khas 2 tak di era 1990-2000an.





SPEK MODIFIKASI
BODY ; Original. PAINTING ; Diton Premium. CUTTING ; Logo Dan Identitas Motor. BLOK ENGINE ; Painting Diton Premium Silver Gray. MODIFIKATOR ; Gatot. BENGKEL ; Garage Custom Orian - GG Darul Falah, RT 12, RW 13, Karang Tengah, Tangerang. KONTAK ; 08881288600.



naskah/foto : rif