Nah, sebagai penggawang street racing non matik, GL ini rupanya diseting setengah ceper. Ini terlihat dari posisi sok depan custom bubutan berikut tromol grafir yang sengaja direbahkan. Sebaliknya, swingarm belakang dipadukan dobel sok berulir sedikit sehingga ground-clearance juga mepet aspal. "Cuma kalo foto saja pakai standar, makanya jadi terlihat tinggi," tuturnya.
Memaksimalkan tongkrongan street racing, semua sektor memang dirombak ulang. Selain undercarriage yang ditopang pelek D-Max 120 dengan ban cepak dan ruji plintir, banyak asesoris yang dijejalkan ke motor keluaran 2001 tersebut. Handlearea misalnya, Setyo meminang setang produk RC3 dengan handgrip set custom.
Di tengahnya, ditanam juga tacho Koso dan lampu custom projie. Sebaliknya, engine juga direvisi krom dengan grafir, pengapian R9 hingga tambahan oli cooler SPS. Pastinya, dipanteng juga knalpot custom model kidal.
Terakhir, finishing luar pun digebyur warna serba biru, hasil oplosan cat Blinken berikut clear. "Untuk temanya, kita bikin cut-art Racing Culture Modify, yang memastikan kalo MFC selalu ingin menampilkan modifikasi terbaik," tutup Setyo. | punk/dnr
SPEK MODIF :
SOK DPN - BLK : Custom bubut / YSS, CAKRAM : Brembo, MASTER & KALIPER : Brembo, SWINGARM : B-Pro, TROMOL : Custom, PELEK DPN - BLK ; Dmax, BAN DPN - BLK ; 120, KARBU : PE, PENGAPIAN : R9, OIL COOLER : SPS, GAS SPONTAN ; TAD, PIJAKAN KAKI : Custom underbone, CAT - CLEAR : Blinken, MODIFIKATOR : MFC Paint & Modification - Pati.
HONDA GLPIII SPORT '01 - PATI : RACING CULTURE MODIFY
SQUAD MFC Modification asal Pati memang barisan penggila modif super eksis. Dari puluhan motor modif yang digarapnya, GL geberan Setyo ini terbilang andalan di ranah otokontes. Karena itulah, seringkali diubah-ubah sesuai trend terbaru. "Biar selalu eksis nama kita, makanya kalo ada acara kontes, kita selalu berusaha tampilkan motor terbaik," bilangnya.
