{jathumbnail off}
Dari tampang aslinya yang 'belel' dan sedikit pudar, kini modalnya pun komprehensif, membabat semua part yang kelihatan orsi dengan barang custom khas Japs'. Karena yang dirujuk adalah gaya cafe racer, sektor tangki dan buritan berikut posisi berkendara-lah yang lebih dulu dipermaknya.
Tangki standar yang berpostur rada kotak berikut tutup jendolnya pun
dirumahkan, dipilihnya model tangki custom Dream dengan desain lebih panjang,
dan diberi lekukan di bagian sisi depannya.
Ciri khas cafe racer, berupa buntut tawon juga ditunjukkan dari tambahan buritan custom bahan plat, yang diseting lebih kecil, karena menyesuaikan keprasan rangka belakang yang tidak terlalu panjang.
"Biar gak terlalu terlihat kecil, desain jok juga agak naik," bebernya, sambil menambah aksen strap bahan kulit untuk sisi belakang jok dan tengah tangki. Agar posisi berkendara lebih agresif, posisi setang diseting merunduk, dengan pijakan kaki custom ala underbone.
Soal undercarriage, sokongan sok Byson yang punya diamater tabung paling besar sudah mampu meredam goncangan kaki depan. Tambahan swingarm custom berikut sok variasi juga enak untuk manuver roda belakang.
"Kalo roda-roda, cukup pelek almu dan ban donat Swallow, sudah cukup," tutupnya. n punk
SPEK MODIF
SOK DPN : Custom Byson, CAKRAM DPN & BLK : Orsi / Custom, MASTER & KALIPER : Mio 2005, SWINGARM : Custom ala Thunder, TANGKI & BURITAN : Custom Dream PELEK DPN & BLK : Rossi, BAN DPN & BLK : Swallow 4.00-17, KNALPOT : Custom MODIFIKATOR : By dewe, CP : 0822-3388-5070
HONDA GL100 K '83 - TRENGGALEK : Biar Jiel Nggak 'Belel'
PUNYA kuda pacu terbilang rada tuwir macam GL100, Johan Andriawan tetap pede menggebernya. Maklum, biker penyuka kustom asal Surondakan Trenggalek ini sudah mengubah tampang motor jadulnya jadi Jap's bercita rasa cafe racer.
