Honda Star “93, Gresik : KENALKAN OTOMOTIF SEJAK DINI LEWAT MINI BIKE

 

 

Mini Bike segmen anak-anak. Dirancang easy ride & estetika tetap terkonsep.

 

Trend Mini Bike, cukup variatif dan atraktif ditanggapi para pelakunya. Seperti Rollyn Marthino yang beraktifitas di perusahaan otomotif dengan brand Hino. Dekatnya Rollyn dengan dunia otomotif, bahkan dibiaskan ke Mochammad Nevandra Marthino putra kesayangannya, yang masih berusia 4 tahun.

 

 

Lewat Mini Bike yang dibangun di work shop WS Udek Oto di Perum Bukit Cemara Wangi B4, Menganti, Gresik. Menurut Rollyn mengenalkan buah hati ke otomotif sejak dini, dinilai lebih bijak.

 

Rollyn & buah hati. Bangun Mini Bike sebagai refleksi kenalkan otomotif sejak dini.  

 

“Sebab, eranya sudah otomotif, agar anak bisa menilai apa sih otomotif, bagaimana menyikapi, bagaimana mengeluarkan jurus defensif hingga ke perawatan, ”terang Rollyn yang mengusung mesin Honda Star tahun 93 sebagai penggeraknya.

 

Praktis Mini Bike hasil request Rollyn kali ini, justru menjadi inspirasi sekaligus tantangan baru bagi Udek builder WS Udek Oto. Sebab, konsep easy ride yang mutlak dijadikan prioritas. Pertimbangan itu, desain tangki mengusung tear drop. Nevan sapaan putra Rollyn, jadi lebih mudah menjangkau postur setang kemudi.

 

Riding style. Serba terukur konsumsi Nevan.

 

Demikian postur lebar dan tebal jok, dihitung proposional, kaki mengapit jadi lebih mudah. Demikian saat kaki menapak ke tanah, juga lebih mudah. Parameter itu pula, tapak kaki mengusung profil 10”, terbagi velg dan karet hitamnya.

 

Kendati konsumsi anak-anak, dari sisi estetika juga mendapat perhatian Udek. Seperti, desain spatbor depan belakang merujuk gaya Brat Style berkesan Bengal. Dipadu knalpot khas Tracker handmade.

 

Detail kolong body. Dibuat padat dengan knalpot gaya Tracker.

 

Hal ini juga atas pertimbangan memaksimalkan ground clearance, efek leher knalpot lewat atas. Untuk perangkat penunjang safety, rem depan belakang digawangi model tromol.     pid