HOLLYWOOD ADRENALIN PARK - GRESIK : PACU ADRENALIN LIBAS 10 TANJAKAN EKSTREM

Semakin menjadi-jadi, kasta adventure justru mengalir keranah yang lebih ekstrem. Bukan sekedar panjang track yang wajib dilibas, justru menu tanjakan menjadi incaran. Seperti yang dilakukan puluhan rider pencinta tanjakan asal kota Gresik, Surabaya, Tuban, Mojokerto dan Cepu, yang kali ini mencoba tanjakan gress hasil kreasi komunitas trail kota Pudak berjuluk Gendeng Trail.


Menjadi kegiatan pembuka awal tahun 2018, berbagai variasi tanjakan pun telah dipersiapkan. Dikhususkan bagi penikmat yang ingin mengadu skill, menonton atau memperpanjang umur dengan guyonan khas dirt rider, tepatnya dibukit Hollywood yang letaknya dijantung kota Gresik. “Jadi tidak perlu waktu lama ngegas guna sampai dilokasi tanjakan, sehingga fisik tetap prima ketika menjajal tanjakan,” papar Yan Setiawan, salah satu penggila trail asal Gresik.



Jelas saja menciutkan nyali bagi yang setengah-setengah mencintai hobi ekstrem ini. 10 tanjakan tersebut tergolong ekstrem sebab derajat kemiringan diperkirakan mencapai 85 derajat. Sebut saja tanjakan Bargowo, derajat kemiringan mencapai 85 derajat dengan panjang track 3 meter. Makin sulit sebab titik start hanya 1 meter dari tanjakan, ditambah puncak tanjakan dihalau batu tertanam yang artinya rder yang melintas harus melompatinya.



Adrenalin rider pun kembali dipacu ketika bergeser melintas tajakan Garuda. 15 meter  dengan derajat kemiringan 80 derajat. Khas kota gresik dengan tanah cadas yang identik dengan bebatuan. Tak lantas menciutkan nyali rider yang kebanyakan memakai jenis Trial. Meski berulang kali guna lolos dengan sempurna sebagai syarat geser ke tanjakan berikutnya.

Konsep tanjakan layaknya tembok menjadi menu yang wajib dilibas berikutnya. Hanya 2,5 meter saja ketinggian tanjakan berjuluk tanjakan 44. Cuma 85 derajat kemiringan  yang menjadikan bidang tembok tanjakan ini sulit ditaklukkan. Dilanjut dengan tanjakan Rasan-rasan dengan kontur full batu sepanjang 25 meter. Tidak kalah dengan yang lain, derajat kemiringan 80 derajat juga membuat rider yang mencoba kewalahan.

“Untuk nama-nama ini sendiri hasil rembukan temen-temen yang membantu merombak jalur. Sebab jalur ini sebelumnya semak belukar yang menutup bukit. Kebetulan Gresik memang identik dengan tanah dengan bukit-bukit. Keuntungan bagi kami jika ingin membuat tanjakan baru, cukup dibersihkan dengan alat seadanya,” tambah Yan.

Beberapa tanjakan lain yang menguras tenaga yakni Tanjakan Sulastri, tanjakan Prengkoneng, tanjakan Nyambek, tanjakan Dot, tanjakan Cobra dan tanjakan Juminten. “Jika penasaran bisa kontak saya di Fb @hantu laut empatempat. Setia menemani bagi penikmat adrenalin saja, sambil rasan-rasan, sharing ilmu melintasi tanjakan,” tutup Yan. | nda