Honda CB 150 Street Fire “2014, Sidoarjo : REVISI PORTING TENAGA SINTING !

 

 

CB 150 Street Fire 2014. Power bengis tampang daily use & siap jadi virus.

 

Fahmi ownernya yakin, kalau performa kuda besi yang biasa dipakai daily use, masih bisa diupgrade dengan komposisi option part yang dominan masih standar. Sebab, karyawan PT. Angkasa Pura ini yakin, kalau mesin Fuel injection justru lebih instant proses tuningnya.

 

 

 

Tuner Deki Chandra from RAT Motosport di Jl. Raya By Pass Juanda 17, Sidoarjo yang didaulat mencoba membeberkan argumen. “Kalau meninjau postur om Fahmi, minimal kapasitas mesin dulu dinaikan, power to weight ratio harus disempurnakan, “cakap Deki yang asli Lumajang itu.

 

Om Fahmi makin semangat dapat penjelasan dari Deki, setengah mbatin, “apa benar bobot pengaruhi ke speed ya”. Ok deh gas poll, intruksi om Fahmi ke Deki. Piston oversize 400 diameter 67,5 mm produk kompetisi diaplikasi. Berikut cylinder sleve ikut berganti.

 

Deki tuner RAT Motosport, Sidoarjo. Pilih piston oversize 400 kompetisi kebutuhan up grade performance CB 150 Street Fire.

 

Diameter dalam crankcase turut dihajar bor tune tipis. “Untuk space speling muai cylinder sleve,”kata Deki yang meneruskan dengan mematok perbandingan kompresi 10,7 : 1. Perbandingan kompresi kali ini digarap rapi, lewat pemangkasan bibir atas blok silinder. “Deki berusaha memainkan TMA piston, dengan begitu rombakan silinder cop tak extreme, sesuai instruksi om Fahmi, ”detail Deki.

 

Dan katup berganti jenis aftermarket yang anti kerak, maksudnya kerak susah nempel. Serupa tapi tak sama, sebab diameter katup masih bertahan seperti yang orsi, ini 25 mm dan katup ex 22 mm. Jenis katupnya istimewa, sudut fillet area hampir rata dengan sudut valve face.

 

“Siklus gas segar, pada langkah isap jadi makin singkat menuju combustion chamber,”terang Deki yang berusaha menerjemahkanya dengan bahasa teknik. Kerenya desain katup ini, praktis lubang intake dan exhaust direvisi.

 

ECU BRT Juken 5. Melayani kebutuhan debit bahan bakar seiring meningkatnya kapasitas mesin.

 

Sama-sama dirapikan bor tune, untuk memaksimalkan flow gas segar. Bukan berarti main lubang besar saja, tapi ada proses pembentukan atau rubahan sudutnya. “Pembenahan bagian ini saja, pengaruhnya ke torsi cukup signifikan, di 7000 RPM naiknya bisa sampai 1,2 Nm, ”yakin Deki yang mengadopsi ECU BRT Juken 5.

 

Sesuai dengan sesi seting speed, maping ignition menyebutkan saat 4000 RPM berada di 31 derajat dan ketika bergasing 11.500 RPM terdata di 36 derajat. Kondisi demikian knalpot memakai produk Cream Pie dengan lubang sarangan 48 mm.

 

Knalpot Cream Pie. Terbaik mengimbangi hasil korekan saat ini.

 

Demikian dengan proses menstabilan tekanan udara, Deki menambahkan velocity stack. Berdimensi panjang 71 mm, dengan permukaan lubang diameter terbesar 60 mm dan terkecil 35 mm. Korelasinya saat berada di gasingan tengah atas, tekanan udara terbaca lebih akurat  oleh sensor Manifold Absolute Pressure (MAP) pada throttle body orsi.

 

Velocity stack. Sebagai penunjang akurasi data kestabilan tekanan udara yang dibaca MAP throttle body.

 

Dengan begitu rambatan torsi dan HP di gasingan tengah atas, tetap ngisi. "Jadi selaras dengan testimony om Fahmi, yang langsung membeli glove Givi dan helm branded khas pembalap, setelah merasakan sensasi meningkatnya power kuda besinya, "yakin Deki. Mantap !       pid