HONDA BEAT TULUNGAGUNG : LIFT CAM RENDAH & CROWN PISTON CEKUNG

KELAS dragbike matik tune-up s/d 155 cc dijamin banyak peminatnya, termasuk tune-up s/d 200 yang dipenuhi kudapacu impor Thailand. Memang, masih marak di even karapan luar pulau. Tapi, basis korekan kuda besi skutik itu justru dimanfaatkan Afik dan Themen duet tuner Tulungagung, yang baru saja mendirikan tim Afik Tahu 100% Racing Speed yang disuport Suyono juragan tahu from Ambon.


Metodhe spek down diaplikasinya buat gacoan road race. Bedanya, kelas skutik di road race s/d 130 cc, konsumsi rider pemula dan seeded, dengan kuda besi sama-sama kategori tune up. Kelebihannya, dengan spek down, limit RPM bisa mengacu pada pedoman saat di 155 cc bahkan 300 cc.

Sisi lain, kecepatan naik turun piston bisa ditebak tingkat kekuatannya. "Data durability bisa dipegang dan dikonversi ke data korekan 130 cc, "pasti Themen yang meminang karbu Keihin 28 mm produk Daytona. Jelinya, box filter tetap terpasang tapi tanpa elemen filter. Sasarannya cuman menjaga stok udara terjaga pas.



"Kebutuhan rider buat melayani trek berkarakter stop and go jadi menunjang, "tambah Rengga Ade rider yang membela tim ini saat laga IRC Road Race Ponorogo. Penyempurnaan lain juga berlangsung di durasi camshaft, diplot di 260 derajat (in & ex), dengan lift 7,8 mm yang dijamin tak beresiko floating maupun surging. Konsekuensinya, katup wajib Sonic 28 mm (in) dan 24 mm (ex), sebagai alternatif lift camshaft lebih rendah.

"Spare pegas katup jadi tak ribet, sebab versi standar dan kompetisi bisa diandalkan, "timpal Afik. Krusial, pembesaran kapasitas silinder yang notabene dilimit 130 cc, maka piston kompetisi 54,5 mm diaplikasi, dengan perolehan 128,24 cc.

Kali ini, kontur dome piston dibuat cekung di tengah pada diameter 40 mm. "Guna memastikan siklus pembakaran padat dan berada di tengah, "yakin Afiek yang mencangkok CDI BRT dengan limit 13 ribu RPM. Sedang transfer power ke speednya, sudut primary sheave dibubut 15 - 16 derajat.

Guna mempersingkat variabel drive belt pada primary sheave ke perbandingan ringan. Turut disempurnakan dengan meremer stoper roller weight hingga 3 mm. "Dengan begitu, diameter drive belt pada primary sheave lebih singkat merujuk ke perbandingan ringan, "kompak Afik dan Themen yang mengaplikasi roller weight 11 gram dan final gear 13-43. | pid

SPESIFIKASI
PISTON : Kompetisi (54,5 mm) BEARING AS KRUK : Kompetisi KATUP : Sonic 28 mm (in) & 24 mm (ex) KARBU : Daytona PE 28 ROLLER : 11 gram CDI : BRT FINAL GEAR : 13 - 43 KNALPOT : Custom