Meski Tak Ada Kejurnas, Xpander Rally Team Tetap Ngegass….

UJI COBA XPANDER RALLY TEAM (XRT). Mencari final set up dan handling.

Pembatalan atau tidak dilanjutkannya seluruh rangkaian balap mobil ataupun motor, tentu berujung dengan mandegnya kompetisi racing. Meski begitu, masih ada tim yang tetap melakukan uji coba mobil, seperti yang dilakukan oleh Xpander Rally Team (XRT).



Satu-satunya tim yang mengandalkan MPV di ajang reli ini malah menggeber Mitsubishi Xpander AP4 spek reli di sirkuit Tembong Jaya Bekasi, dengan target uji coba mendapatkan final set up maksimal di lintasan tanah dan gravel.



Dan bisa dibilang, treknya cocok karena sirkuit Tembong Jaya juga biasa dipakai untuk kejuaran Sprint Rally atau Speed Off road. Meskipun layout sirkuitnya sendiri rada berubah, karena ditambah beberapa tikungan baru sehingga karakter sirkuitnya bisa melambat, namun AP4 bisa digeber mulus.

 

 

MITSUBISHI XPANDER AP4. Tetap ditest di sirkuit meskipun tidak ada agenda kejuaraan.



“Alhamdullilah uji coba kali ini berjalan lancar dan sesuai dengan target. Bahkan, kami merasa ada yang melebihi perkiraan. Karena uji coba ini ditujukan buat melihat bagaimana handling mobil ini di lintasan gravel, tentunya pembalap dan navigatorlah yang bisa merasakan langsung gimananya,” ucap Julian Johan, manager tim XRT yang sering disapa Jeje tersebut.


Dengan tambahan beberapa tikungan sirkuit Tembong Jaya, juga mengubah karakter sirkuit dari trek cepat ke medium. Namun, Xpander AP4 dengan mudah melibas tiap tikungan  dengan menghabiskan putaran hingga 25 lap selama uji coba yang berakhir sekitar jam 3 sore itu.


Perubahan karakter Tembong Jaya membuat sesi uji coba diklaim menjadi lebih optimal. Karena XRT dapat menguji kemampuan tenaga Xpander AP4 di trek lurus dan keandalan suspensi saat melahap tikungan maupun melewati gundukan.

 

 

RIFAT SUNGKAR & NAVIGATORNYA. Uji coba di lintasan tanah sirkuit Tembong Jaya Bekasi.



Pereli Rifat Sungkar maupun navigator M. Redwan mengaku sangat puas dengan hasil uji coba yang dilakukan kali ini. “Sebetulnya saya sudah optimis dengan Xpander AP4 ini saat melakukan tes di Selandia Baru beberapa waktu lalu. Namun, dalam uji coba hari ini, kami lebih yakin lagi dengan performanya, melebihi harapan kami sebelumnya,” ucap Rifat.


Menurutnya, butuh proses dan waktu panjang untuk menjadikan Xpander AP4 menjadi mobil reli yang tangguh dan switch dengan beragam sirkuit. Mengingat spek Xpander adalah MPV, sehingga butuh banyak modifikasi dan penyesuaian, seperti bodykit, penguat rangka atau roller cage, suspensi hingga sisi dapur pacu berikut penggeraknya. Pastinya, transformasi dari MPV menjadi mobil reli bisa mengubah persepsi orang tentang MPV Xpander ini, dan dengan uji coba berkelanjutan, tim ini berharap Xpander AP4 bisa dimaksimalkan lagi.


Naskah/foto : punk/istimewa