SUZUKI SATRIA FU 2013 - SURABAYA : Hyper Underbone Berlapis Full Karbon

MODIFIKASI SATRIA FU. Bodywork dilapisi karbon kevlar, menambah aura ayam jago yang kekar.

 

Sering disebut sebagai hyper-underbone, Suzuki Satria F150 bisa diajak garang dengan modifikasi sporty harian, seperti yang dilakukan oleh Thamrin olenx. Biker asli Surabaya ini menggarap sendiri modifikasi Satria brojolan 2013 dengan kreasi custom yang kian keren tampangnya.

 

 

 

RANGKA, ENGINE & BODY. Dilapis Kevlar beberapa warna.

 

 

“Memang, modifnya dikerjakan sendiri di rumah, termasuk karbon dan pemasangannya. Jadi, bangga banget dengan hasil karya sendiri,” tukasnya. Karena digarap DIY di rumah, praktis segalanya dilakukan bertahap, yang mana sebagai part adalah pnp dan sebagian lagi custom.

 

 

BODYPART. Serba karbon.

 

 

Rombakan paling penting, pelapisan ulang seluruh body dan part dengan karbon Kevlar hingga 98%. Dari body  utama, sisi samping buritan, hingga kedok. Kemudian, kalter dan part kecil lainnya. Motifnya sendiri kombinasi antara red metallic, twin dan hexagonal, yang menghabiskan bahan sekitar tiga meter. “Karbonisasi digarap sendiri sih. Sekarang lagi ngerjain di pelek dan arm,” tambahnya.

 

 

FRONT END. Up side down Nui dengan cakram PSM.

 

 

Undercarriage, jelas sudah diupdate ulang, terutama untuk perangkat suspensi dan roda-roda. Peredam jalanan ini ditingkatkan dengan pemakaian sok up side down produk Nui. Sementara, sisi belakang mengandalkan swingarm comotan Yamaha R15 dengan monosok custom KTC dan Kitaco yang tabungnya dicustom pisah. “Biar modelnya ala-ala Ohlins gitu,” kelakarnya.

 

 

SWINGARM & MONOSOK. Comotan Yamaha R15 V2.

 

 

Sementara, roda-roda mengandalkan pelek buatan RCB, yakni tipe SP522 dengan ban IRC 110-130, plus perangkat disc brake depan belakang dari PSM dan VND. “Untuk master rem, satu paket dengan produk RCB, tipe S1 Radial, tapi kalo kalipernya saya pasang yang Brembo,” tambah Thamrin Olenk, yang juga memanteng master kopling RCB S1.

 

 

ENGINE & DETAILING. Tambahan part racing dan part Probolt.

 

 

Beberapa part lain yang dipasang Thamrin adalah pnp, namun mesti sedikit penyesuaian, seperti cakram depan-belakang yang butuh bracket aluminium alloy. Lalu, pijakan kaki Nui dan knalpot custom garapan R9 bertipe Austin & Aragon yang juga berlapis karbon. “Soal dapur pacu, sudah oprekan juga tapi spek harian sih, yang penting lari juga ngacir,” bilang Thamrin Olenk, yang memanteng sprocket set buatan SSS.

 

 

TAMPANG. Kekar dan keren, tinggal lapis ulang pelek.

 

 

 

SPEK MODIF

 

SOK DEPAN : Up side down Nui, SWINGARM : Custom eks Yamaha R15 V2, SOK BELAKANG : KTC Tabung pisah, PELEK DEPAN – BELAKANG : RCB SP522 Uk.250-350, BAN DEPAN – BELAKANG : IRC 110/70 – 130/70-17, CAKRAM DEPAN : PSM 320mm, CAKRAM BELAKANG : VND 220mm, MASTER KOPLING : RCB S1 Radial 14mm, MASTER REM : RCB S1 Radial 17mm, KALIPER : Brembo, SELANG REM : Hell, STANG : RZR, GAS SPONTAN : Daytona, HANDGRIP : RCB, GEARSHIFT : B-Pro Gold, LAMPU-LAMPU : LED projector / R15 modif, PIJAKAN KAKI : Nui Monster3, KNALPOT : R9 Austin & Aragon, MODIFIKATOR : Sendiri.

 

 

 

 

 

Naskah/foto : @jepunk_ototrend / istimewa