All New YZF-R7, Supersport Terbaru Yamaha Bermesin Twin CP2, Tangguh Di Segmen 700cc

ALL NEW YAMAHA YZF-R7. Gacoan baru Yamaha Supersport di segmen 700cc.

Menjadi salah satu varian terbaru yang sangat ditunggu-tunggu oleh penggemarnya, YZF-R7 akhirnya dirilis oleh Yamaha. Yamaha Motor Corp USA adalah pihak yang kali pertama melaunching kuda pacu baru bergenre supersport Yamaha ini.

 

Dibangun untuk segmen baru 700cc, Yamaha YZF-R7 ini menggunakan mesin baru GP2 dengan beragam fitur khas supersport, plus bodywork khas R-series yang kompak, sporty dan agresif, sekaligus mengisyaratkan pakem racingnya.

 

 

MONCONG. Dimensinya lebih kompak dan rapat, namun tetap sporty-styling.



Yamaha punya karisma bagus dalam pengembangan produk-produk motor supersport, yang oke buat harian maupun balap, dari motor YZF-R3 hingga YZF-R1M. Series R ini juga begitu legend dengan banyak variasi di dalamnya.

 

Nah, khusus YZF-R7 ini bisa dibilang di tengah-tengah antara R3 dan R1, meskipun kapasitas mesinnya juga sedikit lebih besar ketimbang R6. Yang pasti, DNA R-series tetap ada di motor R7 ini, yang menggabungkan antara performance, harga dan gaya sporty.

 

 

BURITAN. Tinggi dilengkapi lampu-lampu LED.



Dari eksterior bodinya, R7 ini juga nggak jauh beda gaya dengan R-series lain, namun secara detailing punya ciri khas tersendiri. Di moncong depan, tetap terpasang desain R-series berbentuk ala huruf M di sisi corong atau intake-duct, lalu digandeng lampu twin LED di sisi luarnya. Sementara, lampu-lampu lain seperti lampu belakang hingga sign lamp juga sudah menggunakan LED.



Dapur pacu YZF-R7 ini benar-benar gress, basisnya adalah twin-cylinder segaris DOHC dengan kode CP2. Kapasitas aslinya 689cc didukung pendinginan liquid. Jeroan mesinnya memakai teknologi terkini, yang mana forged aluminum piston-nya dipantek langsung ke crankcase membuat bobot mesin lebih ringan, dan kian kuat di suhu tinggi sehingga saat reliable di rpm tinggi.

 

 

DAPUR PACU GRESS. Pakai mesin twin segaris 689cc berkode CP2.



Spek mesin R7 ini sejatinya merupakan crossplane-engine dengan crank 270 derajat, jadi bisa Ototrend bilang punya karakter sangat kuat di akselerasi dan power delivery yang linier di semua kecepatan mesin. Ditunjang fitur seperti Assist and Slipper Clutch hingga Optional Quick Shift System, mesin pun bisa dieksplore hingga mentok.



Sasisnya sendiri terbilang sangat rapat namun ringan, bisa disebut ultra-narrow lightweight chassis dari bahan baja yang menyajikan rigiditas dan responsibilitas kala dikendarai. Sasis ini dikombinasikan pula center mounting aluminum di sumbu swingarm sehingga handlingnya saat menikung juga semakin stabil dan enak.

 

 

TAMPANG OVERALL. Gaya khas R-series masih kentara berikut detailingnya.



Dengan sasis yang rapat dan cenderung sempit, maka dimensi motor juga nggak lebar-lebar amat, penggebernya pun tidak akan menggangkang terlalu lebar sehingga kian menyatu dengan motor kala membejeknya. Pastinya, kian aerodinamis karena kecil dan kompak.



Seperti R-series lain, Yamha menjejalkan perangkat terbaik di bagian undercarriage. Paling utama, garpu depan inverted buatan KYB ukuran 41mm yang enak saat cornering ataupun braking. Apalagi, sok yang digandeng triple-clamp almu ini bisa disetel penuh, baik pre-load, rebound hingga kompresi dampingnya, sehingga pengendara punya beragam setelan untuk merasakan sisi depan motor.

 

 

REAR END. Swingarm dan sok tunggal monocross yang diposisikan rebahan.


 
Sementara, suspensi belakang mengandalkan swingarm yang ditopang sok tunggal bertipe monocross, yang juga bisa disetel spring-preload dan rebound dampingnya, sehingga akan meningkatkan keseimbangan antara kenyamanan dan performa kala dikendarai, baik di jalan biasa, hingga track use.  Sok belakang ini juga diposisikan horizontal, lebih ringkas dan nggak makan tempat, tetapi juga membuat bobot lebih terpusat ke sisi tengah (mazz centralization).

 

 

PENGEREMAN TERBARU DARI BREMBO. Cakram 298mm digandang master dan kaliper Brembo.



Tak hanya keunggulan dari kaki-kaki keren, R7 ini juga dilengkapi spek pengereman terbaru dari Brembo, khususnya untuk tipe radial silinder masternya. Dengan silinder master ini, maka tekanan hidrolis menuju ke kaliper lebih presisi, pengereman lebih terkontrol dan powernya juga lebih pakem saat cakram 298mm di sisi depan dihentikan.

 

 

DASHBOARD. Kokpit dengan panel instrumen full-LCD.

 

 

Satu hal yang baru dari R7 ada di bagian handle-set, baik setang, jok hingga kokpit. Dengan bentuk dan posisi tangki yang rendah, maka pengendara dengan nyaman meletakkan dadanya ke tangki, sekaligus mudah melihat dashboard. Panel instrumen LCDnya sendiri terpadu, dengan indikator yang komplit.



YZF-R7 ini dijual Yamaha dengan harga pasaran $8,999, yang hanya dirilis dalam dua varian warna saja, yakni Team Yamaha Blue dan Performance Black.

 




naskah : @jepunk_ototrend, foto : yamaha