Untuk proses rekonstruksinya, butuh sedikit penyesuaian, pertama dengan memindahkan posisi titik atau poros penekanan arm bawah fork monokok yang kini sudah digantikan sepasang bilah plat kustom setebal 5mm berposisikan maju di depan as roda dan tentunya selanjutnya dengan membuat braket atas tumpuan as sok anyar sisi atas yang diposisikan menempel paten dinding luar fork monokok dengan teknik pengelasan.
Dengan gubahan sudut kemiringan sok anyarnya sedikit merebah, dipastikan akan didapat kualitas peredaman yang terbilang lebih nyaman dan tetap mumpuni untuk mendukung aksi riding hariannya. Terpenting, harus benarbenar diperhatikan secara presisi menyoal faktor kekuatan pengelasan dan konstruksinya. l tito
