Sederhana memang, cukup mencoak kaca reflector yang sebelumnya bisa diganti dengan mika maupun akrilik. Dengan begitu problem pecah kaca sudah tidak jadi masalah. Akan tetapi nilai kerapian dan awas goyang harus diperhatikan. Khususnya bagian tepi mika atau akrilik wajib dilapisi karet sebagai ganti kaca reflector yang semula lebih tebal.
Nah point penting dan kreatif lain yakni soal finishing. Didis lebih mengandalkan konsep carbon bareng warna original velocity. Pasti bikin tampilan V75 street racing klasik miliknya makin kece dan inspiratif. So, pasti hal tersebut memberikan inspirasi baru soal mengkreativi lampu depan. Bagaimana dengan kalian? l nda
TANAM VELOCITY PADA REFLECTOR LAMPU
ADA SAJA tingkah unik modifikator satu ini. Yup tambal sulam kaca lampu depan V75 dengan Velocity merupakan hal nyeleneh yang dilakukan Didis Dwiyanto. Namun, patut diacungi jempol sebab meski nyeleneh namun terbukti banyak pasang mata yang melirik ketika di arena kontes.
