SMK BINA KARYA OTOCONTEST 2019 : Sambut Hari Jadi ke-54, Ngontes Bareng Penghobi Modif

NGONTES ALA SMK. Menu wajib sekolah kekinian.

Kian banyak institusi yang membuka wadah bagi kreator dan penghobi modifikasi dan custom, termasuk SMK Bina Karya Pacitan. Salah satu sekolah menengah atas tertua di Pacitan tersebut menggelar otocontest, yang sekaligus merayakan hari jadi sekolah yang ke-54, weekend ini.



"Kegiatan ini memang coba kita adakan karena memang ada request dari siswa kita, ya sekalian juga merayakan hari jadi sekolah, juga bisa mewadahi mereka yang hobi motor, karena siswa kita cukup banyak juga yang suka modif," buka Danik Mulyani, S.Pd, MM.Pd, kepala sekolah SMK Bina Karya Pacitan.

 

BEJIBUN. Sebagian besar peserta adalah pemain baru dan lokal Pacitan.



Pernyataan ibu kepsek ini memang sesuai fakta di lapangan, saat area halaman sekolah dijubeli 110 motor keren dari berbagai daerah. Motor-motor ini dipajang di enam kelas bergengsi, yakni novice pure thailook, novice street racing, babylook, klasik modif dan herex style. Satu lagi, dibuka kategori spesial untuk pemula lokal Pacitan. Salutnya, hampir 50% peserta merupakan pemain novice dan pemula, yang kebanyakan turun di kategori pemula lokal.

 

KELAS PURE MOTHAI & BABY LOOK. Aliran modif yang lagi booming dan up to date.



Kuantitas peserta yang membludak ini diamini para panitia kontes dengan kelegaan, mengingat hingga h-1 masih sangat sedikit pendaftarnya. "Alhamdullilah, event perdana kita mendapat animo yang cukup baik, dan salutnya cukup banyak peserta lokal Pacitan yang ikut serta," yang Nanang Arifin, sang komandan otocontest.

 

MODIFLOVER PACITAN. Terima kasih ada acara yang bagus sebagai ajang untuk menampilkan hasil karya modif.



Penyelenggaraan kontes ini pun mendapat apresiasi dari banyak pemain dan penggemar modifikasi di seputaran Pacitan, karena bisa mengumpulkan banyak modiflover untuk menampilkan karyanya. Nggak heran jika banyak bengkel dan gerai-gerai speedshop tang berlomba-lomba menggeber hasil karyanya.

 

"Di sini banyak sekali yang suka modif, apalagi yang pemain-pemain baru. Tetapi mereka tidak pede kalo ikut kontes, padahal motornya bagus. Karena itu, semakin sering ada acara, bisa jadi tempat cari ide dan inspirasi modif juga," cuap Dian Blondo, dari Aprilia 26 Modified, yang cukup banyak menurunkan karya modifnya.

 

BENTUK APRESIASI DARI SEKOLAH. Piala kejuaraan dan banjir doorprize menarik.

 

Dari motor-motor yang dipajang sendiri, juga nggak kalah up to date dibandingkan kontes lain. Banyak trend yang juga sudah diaplikasi oleh kreator lokal plat AE khususnya dari lokal Pacitan. Tak hanya itu, dibukanya kelas yang beragam juga bisa mewadahi aliran modif apapun, dari yang harian, racing hingga custom. Bahkan, cukup banyak motor-motor custom dari genre seperti bobber, tracker ataupun motor klasik restorasi yang bisa dinikmati karyanya, termasuk BSA full custom yang dibentuk boardtracker dengan tampilan ratbike.

 

PARA JUARA MODIF. Foto bersama kepala sekolah dan panitia.



Yang pasti, otocontest geberan SMK Bina Karya ini memang hanya digelar sehari atau on day contest, namun antusisme dan banyaknya partisipasi dari kreator modif menunjukkan jika mereka memang butuh wadah atau sarana untuk aktualisasi diri dengan menampilkan modifikasi. "Next, mudah-mudahan tahun depan kami bisa mengadakan lagi acara seperti ini, dan jadi agenda tahunan sekolah kami," janji Danik Mulyani.

 

 


BEST NOMINEE
Best Pelajar : Vega an.Febrian
Best Participant : an. Aprilia Modified - Pacitan
Best Killer Colour : RX-King an. Yayak BRI
Best Detailing : CB100 an. Londho Hae
Best Sticker Decal : Beat an. Fajar Adi - Team Sambat
Best Innovation : C70 an. Selfy L-Ghiaz
Best Modify Theme : Scoopy an. Ivan
Owner With Attitude : Ninja an. Afif - Ucok Modif
Stylish Rookie Modify : Nmax an. Bagus - Refis Motor
Dare to be Different : Jupiter an. Ghofar ASM

 

 

 

naskah/foto : punk