Intensitas Hujan Meninggi, Antisipasi Dini Demi Cegah Hal-Hal Yang Tak Terkehendaki.

GARASI.ID. Siap Jadi Asisten Darurat Atas Permasalahan Batas Aman Kendaraan Di Musim Penghujan.

OTOTREND.COM. Memasuki penghujung tahun, sudah pasti identik dengan hadirnya musim penghujan. Bagi pengendara / pengemudi, hal ini wajib diwaspadai demi tetap menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara khususnya saat menghadapi hujan.

 
Dari data yang diwartakan oleh Garasi.id, permintaan layanan darurat seperti derek, jumper aki, dan bantuan teknis lainnya melonjak hingga 40% pada awal musim hujan dibandingkan periode sebelumnya. 
 
Fenomena ini menunjukkan bahwa banyak pengemudi yang masih belum siap menghadapi situasi cuaca ekstrem. Hujan deras, genangan air, dan kondisi jalan yang tidak terlihat jelas, seringkali memicu berbagai persoalan teknis, mulai dari mesin yang tiba-tiba mati hingga kerusakan sistem kelistrikan. 
 
IMG 20251124 133448
 
“Musim hujan memang jadi tantangan tersendiri bagi pengendara. Dalam banyak kasus, air yang masuk ke ruang mesin atau sistem kelistrikan dapat membuat kendaraan mati total di jalan. Kondisi ini kerap membuat panik, terutama jika terjadi saat hujan deras atau di malam hari,” ulas Ardyanto Alam, CEO Garasi.id.
 
Garasi.id menyediakan layanan Asisten Darurat 24 Jam diantaranya layanan derek, jump-start aki, penggantian ban, pengantaran bahan bakar serta bantuan membuka pintu mobil dengan ditangani oleh teknisi terlatih yang tersebar di berbagai kota besar.
 
IMG 20251124 133430
 
Ditegaskan bahwa pengguna bisa mendapatkan bantuan tanpa harus menunggu terlalu lama, bahkan di tengah hujan lebat. “Kami ingin memastikan setiap pengendara merasa aman. Cukup hubungi kami di +628170250888 atau WhatsApp 0815-2255-0888, dan bantuan segera datang,” tambah Ardy.
 
Salah satu kebiasaan berisiko yang sering dilakukan pengendara saat hujan adalah menerobos banjir tanpa mengetahui batas aman kendaraan. Ardy menjelaskan bahwa sebagian besar mobil hanya aman melintasi genangan yang tidak lebih tinggi dari setengah ban. Jika lebih, risiko water hammer, korsleting, dan kerusakan ECU dipaatikan meningkat tajam.
 
Jika jalan banjir tidak bisa dihindari, Ardy menyarankan teknik melintas yang lebih aman adalah dengan mengunakan gigi rendah, pertahankan putaran mesin stabil, dan jangan berhenti di tengah genangan. 
 
Usai melintas, pengemudi perlu segera mengetes rem untuk memastikan kembali ke kondisi optimal. Beberapa komponen kendaraan diketahui sangat rentan terhadap air, seperti filter udara, ruang bakar, alternator, sistem injeksi, hingga kampas rem. Ketika komponen-komponen ini terpapar air, kerusakan serius dapat terjadi dan biaya perbaikannya tidak sedikit.
 
Dan berikut ini adalah beberapa petunjuk langkah pencegahan dari Garasi.id untuk berkendara aman di musim hujan :
1. Simpan nomor layanan darurat di ponsel untuk menghindari panik saat terjadi masalah.
 
2. Periksa kondisi ban, pastikan alurnya tidak tipis agar grip tetap maksimal di jalan basah.
 
3. Bawa perlengkapan keselamatan, seperti segitiga pengaman dan jas hujan. 
 
4. Cek wiper dan lampu secara rutin, karena visibilitas adalah faktor paling krusial saat hujan deras. 
 
Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, pengendara dapat mengurangi risiko sekaligus menjaga keselamatan, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lain di musim hujan ini.
 
Naskah / Foto : Masdon / istimewa
 

 


REDAKSI   |   KODE ETIK   |   DISCLAIMER