Eko Budi Sentosa, owner dealer Honda Aries Putra : Hobi itu pekerjaan & mengembangkan segmen balap itu Hobi



Salah satu pemuka otomotif Jatim, yang identik dengan pemikiran brilian dan inovatif memajukan even kompetisi roda dua di Jatim, bahkan bisa jadi di tanah air.  Sosok murah senyum, tegas dan bijaksana itu, kental sebagai loyalis paling setia dengan Honda di Jatim, dengan dealer Honda  Aries Putra berlokasi di Depan Terminal Baru Nganjuk - Jatim.
Bicara even kompetisi roda dua, terbilang hampir semua segmen, nama Eko sapaan akrabnya tampil balans meramaikan hingga menggairahkan. Outputnya luar biasa, banyak segmen kompetisi otomotif roda dua yang baru sekaligus sukses memberi warna. Bahkan imbas dari ide dan inovasinya, mampu menggerakkan home industry otomotif di tanah air. Berikut hasil wawancaranya ;

 


Selamat pagi pak Eko, banyak pelaku balap yang menilai program diet anda berhasil. Kalau boleh sharing, apa sih pak nama program dietnya ? Lantas apa yang pak Eko obsesikan dari hasil diet dengan penurunan berat badan seperti saat ini ? 


Semangat pagi mas, program diet cuman merubah pola makan berminyak dan rajin fitnes. Selain itu juga ada suplemen makanan, spesial untuk diet. Ada niat pasti bisa, memang 2 bulan - 3 bulan awal diet, sangat berat. Tapi, setelah terbiasa akan berjalan dengan sendirinya.
Selain latar belakang keinginan keras berharap mendapatkan kesehatan yang maksimal, saya juga masih berkeinginan berkompetisi untuk memajukan dunia balap tanah air. Apalagi sekarang Honda lebih banyak berkontribusi ke ke dunia balap pada segmen remaja. 

 


Belakangan ini, kegiatan otomotif apa yang lagi intens berlangsung ?


Saya banyak bermain di Supermoto, Sport CBR250RR, motocross dan adventure pastinya, setiap weekend bersama komunitas bebek dan sport trail di karesidenan AG. Mencari jalur adventure baru yang lebih menantang sebagai fase pengembangan skill, hingga baksos dengan warga di pedalaman yang kebetulan dilewati oleh komunitas kita. Tapi, missal bentrok dengan jadwal latihan supermoto, terpaksa adventure absen dulu. Sebab, di supermoto kebetulan saya ditunjuk dan dipercaya sebagai pembina dan ketua Asosiasi Supermoto Indonesia yang harus bisa menaungi rider-rider supermoto yang lagi antusias berlatih. Kadang juga ikut meramaikan bahkan sering diundang latber teman-teman  Cornering Indonesia Surabaya (COINS), hingga dijadikan sebagai sparing partner.

 



Tapi dengan aktifnya ikut menggairahkan dunia otomotif  di kompetisi roda dua, sebenarnya apa sih latar belakang, misi dan visi pak Eko terlepas dari sosok owner diler Honda Aries Putra ?


Sebenarnya saya hanya ingin meng-Honda-kan para muda serta mengajak para muda untuk bisa mengibarkan bendera merah putih di dunia balap hingga level international. Kalau di tahun 2000, saya jadi penonton, tapi saya sekarang pelaku atau rider. Dan dunia otomotif sebenarnya atraktif dan luas segmennya. Sebab, saat menjadi rider, sudut pandang saya tampil beda dan manusiawi. Sebab, saya memandang, semua yang bisa dipacu dan digas, ingin sekali untuk dikompetisikan. Itu naluri rider ya dan kembali lagi manusiawi. Tapi, mengapa segmen roda dua yang begitu banyak belum terakomodir di kompetisi roda dua. Dari sini saya berusaha merapat dan berusaha mengembangkan komunitas otomotif yang belum mendapat kesempatan untuk berkompetisi. Ingat dan catat ya, brand image, gengsi, kompetisi dan prestasi itu satu hati ya. Nah, dari sini kemudian saya sepakati untuk bertindak dan bergerak, dengan membuka kelas Sport s/d 250cc dan Supermoto sebagai kelas tambahan di even balap resmi.

 

SAAT BERLAGA DI SPORT 250CC.

 


Bisa diceritakan even apa saja yang pernah anda buka dan gerakkan selama ini ? atas inspirasi apa saja, pak Eko membuka kelas-kelas diatas ?


Di event Grand Final Motorprix minggu silam, atas izin Bambang Haribowo Ketua IMI Jatim, saya disuport untuk membuka Kelas Sport S/d 150 cc, Sport s/d 250 cc dan Kelas Supermoto s/d 450cc. Kemudian OMR Sport Trail, merk yang dipakai memang variatif level lokal, termasuk CRF 150L. Alangkah ramainya, ketika nantinya setiap rider yang loyal ke salah satu merk tadi bertemu di satu sirkuit. Optimis akan memancing pabrikan, untuk promo ke even agar lebih sehat dari sisi financial, terkait kelayakan hadiah peserta. Efeknya, home industry knalpot, foot step, bengkel bubut sampai gerai aksesories kebagian berkah.

 

 

Kalo untuk balapan lain bagaimana pak, misalnya Supermoto?

Untuk supermoto, saya disini pertama hanya sebatas kembali menggairahkan dan berusaha menjaga ritme kompetisinya di Jatim selalu ada, bersama abah Frangky Laurent sebagai penggagas awalnya. Tapi dalam perjalanannya, embrionya makin tumbuh kembang. Akhirnya saya bersama dengan komunitas supermoto Jatim, berusaha untuk mengkondisikan jadwal even tunggal  maupun even branding supermoto bisa berlangsung di Jatim. Sekaligus minta restu Pemprov IMI Jatim, sebagai payungnya. Sedang untuk di cornering, saya berperan meramaikan. Kebetulan yang biasa berlaga dari komunitas all merk, nah saya masuk dengan CBR 250RR. Kalau disebut promo ya silahkan, tapi untuk cornering bagi saya CBR 250RR sangat recommended. Speed, suspensi, traksi, durability sampai safety, dapat. Dan sebenarnya ini kuda besi yang pas buat komunitas, sekaligus sebagai pemilah ke segmen racing. Sebab, kalau dikembalikan ke roh komunitas, cornering sebatas hobi. Dan hobi itu lebih happy and fun ketika pakai  OEM, secara jangka panjang juga mumpuni. Saking antusiasnya komunitas di level ini, akhirnya terbangun energy dan pengaruhi psikolog rider yang berlaga terhadap merk kuda besi yang dipakainya.

 

 

 HOBBI. Ekspresi menggairahkan suasana di paddock.


Ketika meninjau bisnis pak Eko sebagai nakhoda Dealer Honda Aries Putra, sebagai diler jaringan Honda AHM, yang jumlahnya puluhan, tentu saat mendengarkan hasil wawancara pak Eko sulit sekali untuk membagi waktu, antara hobi, bisnis dan keluarga. Belum lagi saat diajak kongkow komunitas membahas agenda dan meruncingkan kegiatan. Ada tips mungkin yang bisa dibagikan untuk pembaca otre pak ?


Hobi bagi saya itu pekerjaan, jadi harus perfect dan bekerja itu bagi saya hobi, jadi selalu enjoy dan memberi suasana refresh. Saya akan puas dan bangga, ketika melihat pemilik motor dengan segmen yang berbeda, bisa membalap pada ruang dan kapasitasnya. Dari tradisi dan aktifitas rutin seperti ini, yang akhirnya tak ada lagi limit waktu membatasi ruang gerak untuk itu. Apalagi, istri mendukung dan anak-anak juga sangat mendukung. Bahkan, sekeluarga juga sering saya boyong saat mengikuti even balap.  Saya tahu, dari hati kecil mereka pasti mendoakan yang terbaik dan bangga dengan kepala keluarga bermental juara, meskipun kadang kalah dan menang. Terpenting otomotif Jatim maju dan berkembang bersama !

 

 

 


REDAKSI   |   KODE ETIK   |   DISCLAIMER