Honda Supra X 125, Makassar : OVER SQUARE & REVISI GIGI 4 RINGAN

 

Andi Luppy Siswa RAT Motorsport, Sidoarjo. Kembangkan bakat up grade mesin berbasis Supra X 125.

 

Yap, aslinya Andi Luppy owner sekaligus arsiteknya domisili di Makassar, cuman kali ini Andi sapaannya bela-belain nyebrang ke tanah Jawa untuk menimba ilmu di padepokan RAT Motorsport di Jl. By Pass Juanda 17, Sidoarjo. Andi suka dan cocok dengan sepak terjang kurikulum yang diterapkan Swega founder RAT Motorsport, Sidoarjo.

 

 

Mudah membangun inisiatif dan improve siswa, pengembangan dan ide diakomodir. Hingga, imajinasi saya dengan sebuah motor balap, bisa direpresentasikan dengan sebuah karya di Supra X 125, sekarang ini. Mengusung tema herex harian, dengan bodi lengkap layaknya safety riding. Dan Supra X 125 ini, lebih pas disebut sebagai proyek perdana. “Nantinya akan saya kembangkan dan diterapkan di kuda besi yang murni dipakai balap karapan 201 meter, ”semangat Andi.

 

Up grade mesin. Over square diklaim lebih bengis semburkan power.

 

Untuk konsep up grade kali ini, Andi berusaha merubah tipikal long stroke Supra X 125. Pertimbangan itu pula, piston berganti 66 mm produk Daytona tipe high dome. Kombinasi stroke 59 mm dan silinder 66 mm, sukses merubah tipikal mesin jadi over square. Sekaligus menderek kapasitas mesin melonjak hingga 201,7 cc.

 

Cuman ironisnya torsi produktif yang didapat di 22,42 Nm tetap didapat di gasingan menengah saat 7678 RPM, dengan akumulasi HP maksimal 26,5 HP di 9400 RPM. Bedanya, perubahan kurva-nya tajam, macam kurva pengapian CDI RM 125 tipe Kokusan Denki di era underbone 116 cc.

 

Tipikal Tenaga demikian banyak dipengaruhi oversize katup 31 mm (in) dan 27 mm (ex). Siklus debit gas segar yang dilayani Keihin PE 28 mm dan diremer 31 mm, jadi singkat dihantar ke ruang bakar yang ditakar dengan perbandingan kompresi 12,7 : 1. Pertimbangannya agar tetap ringan menghela gigi 4(24-23).

 

Final gear. Re-seting sesuaikan peningkatan kapasitas mesin.

 

Sipnya, susunan kontur porting intake dan seteng katup dirancang presisi, untuk meminimalisir hambatan. Efek lebih terbukanya sudut katup oversize tadi, juga merujuk pada pembuatan sudut squish 17 derajat, dengan lebar 6,5 mm. “Fungsinya, meratakan efek pembakaran ke crown piston saja, ”detail Andi yang mengusung camshaft Kawahara.

 

Dan instalasi pengapian, Andi berhitung dengan kapasitas mesin saat ini. CDI aftermarket tipe racing jadi rujukan, dimanfaatkan untuk membobol limiter. Sebab, clearance piston sudah saya plot di 0,15 mm, terhitung konsumsi racing yang tak lagi butuh inreyen. "Dengan begitu piston racing yang diaplikasi tak mubazir, "terang lajang pengguna knalpot orsi custom sekat dan sarangan itu.

 

Knalpot. Tampang standar modif sekat & sarangan inspirasi Satria F rangka standar.

 

“Point bobol limter RPM ini juga berlanjut pada pemakaian bearing as kruk racing Daytona, dengan total ball race lebih minim, ”sebut Andi yang merubah sentifugal menjadi manual. Sebagai pendukungnya, kampas kopling dipinang dari Daytona tipe Ultra Drive dan pegas kopling custom produk RAT.   pid