Suzuki Satria-F Surabaya : Bore up 200 cc Spesial Penjajagan Kelas Bracket

SORI, kelas bracket saat ini tak hanya dijadikan pelarian tuner yang melempar handuk, saat menghadapi kompetisi yang makin sengit. Tapi, bagi tim lama wajah baru macam Setia Budi Drenges Terus Racing Team, Surabaya, kelas bracket justru dijadikan momen buat seting speed.



"Cuman, konsekunsinya kelas bracket wajib dipilih rasional di 9 detik, setara performa mesin Satria F yang sudah up grade 200 cc, "tegas Setia owner tim yang diback up rider belia potensial Bagus TB, Idang dan Kamsok itu.

Ini nih rider regenerasi baru, gaya bertarungnya beda metodhe pembelajarannya lebih simpel, praktis dan tepat sasaran. Disebut demikian, lantaran training skillnya langsung dihadapkan dengan mesin cc besar.

"Akurasi mengenal tipikal dan limit power mesin lebih baik," sebut Ainur Rofik tuner yang memback up tim. "Dan konteks 200 cc tune up yang diaplikasi bukannya nggak siap, sekali lagi ini masih dipakai buat tahap training rider-rider belia kita," tambah tuner yang optimis kuda besinya sanggup menembus best time 7,6 detik itu.




Serum korekan terbaru yang diaplikasi mengacu pada pemakaian piston Moto 1 berdiameter 72 mm. Pertimbangan itu liner diaplikasi milik mobil, berdiameter luar 80 mm. Alhasil, crankcase turut diremer hingga 82 mm. Dan tipikal powernya didapat dari perbandingan kompresi yang berlanjut pada aplikasi sistem pengapian model DC yang terprogram pada CDI Rextor.

Sektor silinder cop, diback up katup 25 mm (in) dan 22 mm (ex), dengan rubahan sudut katup lebih membuka 4,5 derajat, dengan ujung tangkai katup posisi standarnya. Dikontrol camshaft dengan lift 8,2 mm, sebagai kontribusi dari pemakaian camshaft in - in. Sedang durasi camshaft berada di 276 derajat in dan ex.

Alhasil, suplai gas segar dari PJ 34 mm, jadi singkat diproses mensuport pembakaran. Spesial main siang, main jet diseting 148 dan pilot jet 42.

Itu juga berdasar dari porting exhaust yang dibesarkann keliling 2,5 mm, berikut pemakaian knalpot knalpot handmade, berkonfigurasi 28 mm - 36 mm dan 48 mm. Dan untuk meratakan konversi power mesin ke speed, perbandingan final gear mengaplikasi 13-43. l pid

SPEK KOREKAN :
KARBU : Keihin PJ 34 mm, PISTON : Moto 1 (72 mm), CDI : Rextor, KOIL : YZ 125, KATUP : 25 mm (in) & 22 mm (ex), FINAL GEAR : 13-43.


  • TERBARU
  • TERPOPULER
  • TERBANYAK