Yamaha Jupiter Z - Gresik : Diback-up Katup CBR 250 dan Fly Wheel Replika

Yamaha Jupiter Z - GRESIK

Yamaha Jupiter Z - GRESIK

SINERGI antara tuner dan bengkel bubut memang klop sebagai acuhan mengorek mesin karapan. Pasalnya, pengembangan korekan mesin lebih singkat direalisasi ke data.


Seperti halnya Agung punggawa Agung Technik pebengkel bubut di kawasan Menganti Karangan, Gresik owner kuda besi Jupiter Z yang dilagakan di kelas bebek 4 tak 130 cc tune up, saat ini menggandeng Louise Kadal Marcell tuner Andy Speed, Surabaya.

Keduanya sepakat membangun bebek 4 tak 130 cc tune up, terbaru, dengan tarjet best time 8,2 detik. Itu artinya, kuda besi pacuan Jhendra Peking siap meluruk peta kekuatan bebek 4 tak 130 cc tune up Jatim, yang nota bene disusupi tuner provinsi sebelah.

 

Konteks demikian ini korekan mesin tampil beda, seperti halnya pemakaian katup 29 mm (in) dan 24 mm (ex), milik CBR 250 versi lama. Selain mengejar ukuran kepala katup yang lebih besar, tangkai katup CBR 250 diklaim lebih kuat saat dihajar camshaft dengan lift 9,2 mm.

"Kelemahannya sih, biasanya bengkok, ini yang membuatnya beda bro," tegas Louise yang memadukan dengan bushing katup berbahan brilium itu sebagai input Agung. Diback up pegas katup aftermarket gawean Agung, bahannya custom.

"Ulirnya dikurangi 1,5, sehingga saat katup membuka mentok, profil spiral nggak nahan," timpal Agung yang akan meluncurkan ke pasaran pegas katup spesial bebek 4 tak 130 cc tune up itu. Dan tipikal power mesin dilayani perbandingan kompresi 13,4 : 1.

Konsekuensinya, leher knalpot produk Andy Speed diplot di 28 mm - 32 mm dan dilepas sarangan 42 mm.

Guna meminimalisir power mesin yang terbuang, bobot pada sumbu as kruk diatur ulang. Fly wheel magnet direplika berdiameter 75 mm, dengan bobot 400 gram. Nah, untuk pick up coil saya masih tambal sulam masih uji coba bikin lebih panjang 14 mm dan 8 mm.

Sebab, di sektor ini best maping itu banyak dipengaruhi. "Cuman saat dipadukan gigi rasio 1(35-13) dan 4(24-23), pick up coil yang panjang 14 mm, menurut Jhendra yang bengis dan speednya dapat," yakin Louise yang mencangkok CDI Rextor.

Sedang kapasitas mesin diback up Kawahara 55,25 mm jenis forged. Dilayani as kruk Jupiter berkode 5TN, berikut bearing FAG. Dan dilayani karbu UMA 30 mm, yang diseting dengan main jet 155 dan pilot jet 60. Agar flow gas segar meningkat, intake manifold sudutnya dipermak menjadi 140 derajat dari sisi vertikal. l pid

SPEK KOREKAN :
KATUP : CBR 250, KARBU : UMA 30 mm, CDI : Rextor, PISTON : Kawahara 55,25 mm, AS KRUK : 5TN, KNALPOT : Andy Speed