Ini Alasan Pedrosa Turun Balapan Lagi, Meski Pakai Jatah Wildcard

DANI PEDROSA. Segera geber kuda pacu MotoGP lagi.

Setelah menghabiskan lebih dari dua tahun menjadi pembalap penguji KTM, Dani Pedrosa akhirnya mau balapan lagi. Joki berusia 35 tahun ini dipastikan mengambil slot wild card. musim ini. Mengapa, Pedrosa mau kembali turun gunung?



Sejak resmi pensiun dari Honda di akhir 2018 dan kemudian direkrut oleh pabrikan KTM sebagai test rider, Dani Pedrosa memang menolak untuk tampil di race. Meski beberapa kali diminta, Pedrosa belum pernah sekalipun turun, baik di musim 2019 ataupun musim 2020.



Baru tahun ini, Pedrosa berubah pikiran dan mau memanfaatkan kesempatan tampil di race dengan jatah wildcard. "Yang jadi motivasi saya mau turun lagi adalah membantu KTM mengembangkan motor lebih cepat, sehingga pembalapnya bisa berada di tingkat performance yang lebih tinggi. Dan saya juga senang, keputusan-keputusan teknik yang mereka buat juga berdasar dari hasil test saya," ucapnya.



"Saat saya pertama kali jadi test rider KTM, tampil sebagai wildcard rasanya nggak masuk akal, karena saya hanya fokus mencari ritme yang bagus di motor itu. Namun, setelah kami mulai mendapatkan solusi dan progress, menarik juga kalo dijajal langsung saat race. Nantinya juga bisa mendapatkan parameter yang tidak bisa dicek ketika test," yakin Pedrosa, yang sudah mengemas 31 kali kemenangan di kasta premier selama karirnya.



Meskipun sudah dikabarkan mau membalap lagi, tim KTM belum mengumumkan di seri mana Pedrosa akan tampil sebagai wildcard. Ada dua seri terdekat yang kemungkinkan Pedrosa turun, yakni seri Austria atau seri Misano.  Jika turun di Austria, dia dipastikan bisa berduel dengan sesama test rider lain, yakni Cal Crutchlow yang menggantikan posisi Morbidelli.



Yang pasti, KTM sendiri tidak akan memaksa Dani memakai motor KTM RC16 dengan update paling baru atau update untuk 2022. Bahkan, mesin pun masih memakai spek 2021.

 





naskah/foto ; punk/motogp