Quantararo Kian Pede Dengan Motornya : Yamaha Sekarang Paketnya Mantab & Komplit

FABIO QUANTARARO. Sudah menang tiga kali dan empat kali pole.

Menang menyakinkan dari pole sepanjang 23 lap GP Italia di Mugello, dan tanpa mendapatkan tekanan apapun dari pembalap-pembalap lain, menambah pede Fabio Quantararo jelang seri lanjutan di sirkuit Catalunya, akhir pekan ini.



Meskipun masih punya kekurangan dari sisi to speed, terutama di sirkuit yang punya lintasan lurus panjang, termasuk Qatar dan Mugello, namun Quantararo justru bisa membuat perbedaan, mampu melesat di baris depan dengan gap kemenangan yang absolut, bahkan joki bernomor #20 ini sekarang unggul 24 poin di klasemen.



Menurut pembalap asal Perancis ini, salah satu fitur yang memungkinkannya dia sanggup bersaing adalah kondisi motor Yamaha yang benar-benar komplit dan enak dikendarai, dan bisa dibilang telah komplit paketnya, termasuk penerapan holeshot device di roda depan yang kian familiar baginya.

 

 

DUEL SESAMA MONSTER YAMAHA. Sementara ini, Quantararo meraih hasil yang lebih positif.



"Yes, Yamaha sudah punya paket komplit. Memang, top speed motor kami bukan yang terbaik, tapi kami bisa menang di sirkuit yang sebenarnya cocok dengan Ducati. Saya kira, untuk lap-lap awal top speed tidak terlalu penting, tetapi percaya diri sepanjang lap dengan set pace yang konsisten dan tanpa top speed kami masih bisa mengontrol motor dengan baik sepanjang lap itu," optimis Quantararo.



Di sisi lain, tandem Quantararo justru masih berjibaku dengan pilihan sulit. Saat Quantararo menang di Mugello, Vinales justru hanya bersaing di papan tengah dan finish posisi delapan setelah start dari grid 13. Kendala Vinales, pemilihan ban depan medium yang dianggapnya kurang menggigit. "Entah kenapa, saya mulai kurang feeling dengan ban medium, meskipun awalnya pakai soft di sesi-sesi sebelumnya. Jadi, saya hanya mampu mencatat waktu terbaik sekitar 1 menit 47 detikan hanya enam lap saja, sisanya amblas," tukas Vinales.



Di klasemen sementara, Quantararo nyaman di puncak dengan 105 poin, sedangkan Vinales turun ke posisi enam dengan 65 poin, hanya satu poin lebih sedikit dari Joan Mir di posisi lima, dan 10 poin dari Jack Miller di posisi empat.  Quantararo juga menjadi satu-satunya pembalap yang berhasil meraih tiga kemenangan dengan jumlah pole terbanyak yakni empat kali, sebaliknya Vinales baru sekali menang dan belum meraih jadi pole-sitter.




naskah/foto : @jepunk_ototrend/motogp