Dovizioso Juara di Red Bull Ring, Ducati Masih Pegang Rekor Menang Beruntun

ANDREA DOVIZIOSO. Mampu tunjukkan dominasi, menang tiga kali di Austria.

Gaya petarung sejati tetap ditunjukkan Andrea Dovizioso. Rider yang masih mengibarkan panji Ducati Team ini mampu meneruskan tradisi dominasi Ducati di sirkuit Red Bull Ring Austria, dengan kemenangan sahih. 

 

 

Sulit dibayangkan betapa dramatisnya race MotoGP Austria kali ini.  Di saat para joki sedang gencarnya bertarung ketat, terutama dengan moncernya Pol Esparagaro dari Red Bull KTM yang leading race, terjadi insiden tabrakan yang melibatkan Johann Zarco dan Franco Morbidelli tepat setelah keluar tikungan tiga. 

 

Senggolan dua pembalap Esponsorsama Racing dan Petronas Yamaha SRT ini membuat keduanya terjungkal, dan motornya terpental dan hampir mengenai pembalap lain. Insiden inilah yang membuat balapan dihentikan, lewat kibaran red-flag di putaran ke-9. Beruntung, tidak ada pembalap yang cidera serius di insiden ini. 

 

 

FRANCO MORBIDELLI. Crash keras, namun rider ok.

 

 

Selepas restart, Jack Miller yang gambling memilih setingan ban soft sempat leading, dengan maksud menjaga jarak, namun dengan cepat dikejar oleh Dovizioso dan Alex Rins. Sebaliknya, performa Pol Espargaro yang sempat memimpin di awal lomba semakin menurun dan tercecer. 

 

 

Bahkan, Pol Espargaro kemudian mundur dari lomba, setelah motornya bersenggolan dengan sesama penggeber KTM, Miguel Oliveira di tikungan empat, saat Pol kembali ke racing line setelah melebar. Keduanya akhirnya DNF. 

 

 

DUEL SENGIT BARISAN DEPAN. Dovizioso, Miller & Mir.

 

Crash lanjutan rupanya masih terjadi. Alex Rins yang berusaha menekan Dovizioso sebagai pimpinan lomba, justru tergelincir. Padahal, Dovizioso juga sama sekali tidak memberi tekanan balik.

 

 

Akibatnya, persaingan pun mengerucut ke tiga pembalap saja, Dovizioso, Miller plus Joan Mir, disusul Brad Binder, Rossi dan Nakagami dengan gap yang agak jauh.  Karena ban soft-nya mulai habis, Miller pun tidak mampu mengejar Dovizioso, dan hanya berusaha mempertahankan posisi kedua. Pertahanannya pun akhirnya runtuh di tikungan terakhir, setelah Joan Mir justru bisa melibas dari sisi dalam dan merebut podium kedua. 

 

 

Di depan, Dovizioso pun dengan enteng merebut kemenangan ketiganya di Red Bull Ring. Hasil yang super absolut dibandingkan para pemimpin klasemen, seperti Quantararo yang ngos-ngosan finish di posisi delapan. Namun, finish Quantararo lebih baik dari Vinales. Meski start dari pole position, joki Yamaha ini tercecer cukup jauh saat restart, dan hanya menutup posisi top 10. 

 

 

 

 

naskah/foto : punk/motogp