MOTOGP SILVERSTONE : Yamaha Tunda Mesin Baru, Siap-Siap Kalah Power?

Meskipun Valentino Rossi bertengger di posisi dua klasemen pembalap di bawah Marc Marquez (Repsol Honda Team), namun setelah lebih dari setengah kompetisi MotoGP 2018, tim pabrikan Yamaha belum mampu mengantarkan barisan pembalapnya tersebut di puncak podium tertinggi.



Di seri sebelumnya, baik Rossi ataupun Vinales juga gagal bersaing di leading group selama lomba, sehingga kans merebut podium pun kian mengecil. Jadi, puasa juara Yamaha semakin panjang, karena kemenangan terakhir Yamaha direbut di Assen tahun lalu.

 


Turun di GoPro British Grand Prix akhir pekan ini, Rossi dan Vinales sebenarnya berharap ada tambahan update dari Yamaha, termasuk memakai spek mesin terbaru. Sayang, harapan ini batal terwujud, karena belum ditest.
Valentino Rossi mengakui, pabrikan Yamaha menunda penggunaan spek mesin baru untuk M1, setelah pabrikan ini batal melakukan uji coba di Misano minggu lalu.


Padahal, sirkuit ini juga akan dipakai untuk Grand Prix San Marino bulan depan. Artinya, joki-joki Yamaha hanya punya sedikit waktu untuk memaksimalkan dapur pacunya.
"Mesin baru memang sudah ada di program, tapi belum siap. Bahkan, saya tidak mencoba mesin baru itu," cuap Valentino Rossi.


Meski begitu, Rossi dan Vinales masih tetap optimis jika Yamaha akan mampu bersaing di Silverstone, yang sesi latihannya sudah dimulai hari ini. "Memang tidak ada hal baru, tapi saya masih enjoy mengendarai motor. Saya masih bisa membukukan lap terbaik, bisa memulihkan feeling. Dan waktunya juga konstan. Artinya, kami tetap berpikir positif," tambah Vinales.


Dari olah data Ototrend, Yamaha memang punya track-record cukup bagus selama gelaran Grand Prix Inggris di sirkuit Silverstone. Sejak dipakai 2010 lalu, tak kurang empat kemenangan diraih oleh pembalap Yamaha. Tiga lomba oleh Jorge Lorenzo (2010, 2013-2013) , dan satu lagi oleh Valentino Rossi (2015)

naskah/foto : punk/motogp