TRIAL GAME ASPHALT INTERNATIONAL CHAMPIONSHIP - BOYOLALI : Ajang Unjuk Gigi Pembalap Komunitas Supermoto, Serap Ilmu Rider Internasional

ANIMO KELAS KOMUNITAS. Ketat bersaing raih podium tertinggi.

Banyak sambutan positif bermunculan kala digebernya perhelatan kejuaraan trial game asphalt, yang diadakan di Boyolali weekend ini.  Ini nyata dari animo dan partisipasi dari pembalap, pelaku dan komunitas yang bejibun.



Di seri pamungkas Boyolali ini, tak kurang dari 20 starter bisa tampil di masing-masing kelas komunitas, yakni di kelas 175 cc komunitas dan 150 cc komunitas, dua kategori untuk para penggiat supermoto dari komunitas ini pun gayeng, karena tampak antusias berlomba menaiki podium tertinggi.

Sebut saja Komunitas Kracker AG asal kota Tulungagung, sudah jauh-jauh hari prepare 5 unit motor  trail untuk Trial Game Boyolali. “Basik awal emang penggila motor trail baik konteks jalur adventure maupun jalan raya. Jadi dengan adanya event Trial Game dan ada kelas dikhususkan buat komunitas Supermoto tentunya menjadi angin segar bagi kami," buka Gege Yusuf, member Kracker AG.

 

GEGE YUSUF cs. Trial Game jadi angin segar komunitas Supermoto



Benar, dengan dipilahnya kelas tersendiri bagi komunitas berbagai team pun dimungkinkan mampu bersaing. Meski begitu dari segi persaingan animo sangat luar biasa ketat tersaji. “Meski di kelas komunitas namun soal spek motor dan rider pun juga sangat luar biasa. Tentunya menjadi pembelajaran tersendiri buat next event, apalagi juga dihadiri pembalap internasional, sekaligus bisa menimba ilmu,” timpa Ilham.

 

Team Warink Arshinta SV5 ASW Racing KR AG. Intens prepare lawan sengitnya kelas komunitas



Meski berasal dari satu komunitas, berbagai nama team yang dirujuk dari sponsor pun terbentuk. Untuk Kracker AG sendiri terdiri  2 bendera berbeda yakni Indosawit Warink Arshinta SV5 ASW Racing KR AG dan Pantri Trail Arifa Motor SV5. Namun secara sportif mereka wajib bersaing ketika di arena. Menunjukkam skill masing-masing untuk menorehkan hasil yang maksimal.

 



naskah / foto : nda