Preview - JC Supertrack Indonesia - Swallow Kejuaraan Nasional Grasstrack Openchampionship Region 1 Sumatera A - Seri II 2019, Sumut : TENSI KOMPETISI MAKIN TINGGI

 

 

JC Supertrack Indonesia - Swallow Kejuaraan Nasional Grasstrack Region 1 Sumatera A 2019 Sumut Seri 2. Tensi kompetisi makin tinggi setelah dipacu tracker nasional Akbar Taufan & M. Zulmi.

 

 

Tensi level kompetisi tracker zona Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Riau, sebentar lagi akan dimainkan oleh duet crosser Jawa yang fix didatangkan oleh Dudung Hartito owner Jaharun Centre, Deli Serdang, Sumut, sebagai penyelenggara even spektakuler bertitel JC Supertrack Indonesia - Swallow Kejuaraan Nasional Grasstrack Region 1 Sumatera A Putaran 2 Sumut 2019, Sumut,  yang akan berlangsung di 6 – 7 Juli 2019 mendatang.

 

 

 

Adalah tracker Akbar Taufan dan M. Zulmi, yang memiliki karakter sama-sama petarung. Kalau Akbar Taufan biasa berlaga di kelas senior, sedang M. Zulmi tracker junior yang biasa laga dengan senior.

 

Keduanya sengaja didatangkan di Jaharun Circuit, Jl. Besar Petumbukan, Desa Jaharun, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, sebagai sparing partner tracker papan atas zona Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Riau.

 

Dudung Hartito owner Jaharun Centre Medan. Pacu percepatan skill tracker zona Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Riau & optimis mampu menciptakan perubahan signifikan.

 

 

Sekaligus untuk mempertinggi tingkat tensi dan pressure kompetisi. Kalau di tahun lalu sparing partner-nya dengan Farudillah Adam dan Lantian Juan, tapi sekarang beda.

 

Disini tensi tracker papan atas zona Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Riau, serasa dimainkan. Mengingat, gaya bertarung Taufan dan Zulmi, bisa jadi lebih tinggi pressure-nya, atau sebaliknya dinilai seimbang.

 

Dengan asumsi, ketika level pressure kompetisi tahun lalu dijadikan parameter dan evaluasi up grade skill para tracker zona Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Riau saat itu.

 

“Sengaja diproyeksikan untuk mengatrol skill dan mental bertarung tracker zona Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Riau, ”tegas Syabra Buana dari Kita-Kita Motorsport, Medan tim pelaksana, yang juga menjabat sebagai Kabid Olahraga Roda Dua Pemprov IMI Sumut.

 

Syabra Buana Kabid olahraga Roda Dua Pemprov IMI Sumut & manajemen Jaharun Centre. Terus kembangkan prasarana & sarana Jaharun Circuit hingga ke pentas kompetisi nasional.

 

 

Konteks demikian yang sekaligus memacu jantung berdegup kencang. Sebab, mulai bermunculan tracker berkarakter kuda hitam, belum lagi setelah dibuat panas oleh duet Master Cremony kondang Razali dan Gunawan.

 

“Transfer ilmu skill tracker, saya nilai juga mulai masuk, dengan indikasi meningkatnya intensitas tuner seting performa speed dan suspensi, setelah mulai dioperasikanya work shop seting suspensi terpadu JC Suspension, Sumut ”optimis Dudung.

 

Sekali lagi, even spektakuler ini adalah ajang supremasi kompetisi grasstrack putaran 2 region Sumatera A, yang terbilang superior. Sebab, di even kali ini juga bagian dari seri 1 JC Supertrack Indonesia 2019, yang rencana pastinya digelar 3 seri. Coba kurang kreatif apa nih manajemen Jaharun Centre, Sumut sebagai penyelenggara untuk membakar semangat tracker zona Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Riau.

 

Jadi, ada jenis dua kelas berbeda yang digelar disini, untuk kelas kejurnas ada kelas bebek 4 tak standar 110 cc pemula, bebek 4 tak standar 125 cc pemula, bebek 4 tak modifikasi 110 cc junior, bebek 4 tak modifikasi 125 cc junior, bebek 4 tak modifikasi 110 cc senior, bebek 4 tak modifikasi 125 cc senior dan sport & trail senior.

 

Duet Master Cremony Razali dan Gunawan Kita-Kita Motorsport. Siap bikin suasana makin hidup sekaligus memanas.

 

 

Untuk kelas JC Supertrack Indonesia 2019, ada kelas grasstrack campuran Deli Serdang, grasstrack campuran non kategori, bebek standar 125 cc pabrikan (RBT1), bebek standar campuran pabrikan (RBT2), special engine 250 cc dan special engine 65 cc.  

 

Dengan demikian, status kejuaraan nasional ini dipastikan mampu menjadi incaran tracker daerah, untuk mengukur kemampuan dan beradu gengsi. Sebaliknya, tracker yang terbiasa laga di kejurnas, diharapkan mampu memacu percepatan skill tracker daerah zona Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Riau, saat laga di JC Supertrack Indonesia 2019, yang sifatnya lebih membidik semua kalangan tracker.

 

Skala prioritas, konsep kejuaraan demikian ini sengaja menjadi planning Dudung, sehubungan dengan perkembangan motocross dan grasstrack wilayah Sumut yang terbilang tertinggal, ketika dibandingkan kualitas kompetisi motocross dan grasstrack di region 2. “Jadi, harus ada unsur percepatan dan pemerataan skill yang sifatnya urgent dan segera direaliasi, ”tegas Dudung.

 

 

 

Workshop JC Suspension, Jaharun Centre,  Sumut : PACU PERCEPATAN SKILL TRACKER SUMUT

 

Keberadaannya strategis, berada di area Jaharun Circuit, Desa Jaharun, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. Praktis makin kesini, tuner, tracker dan manager mulai familiar dengan workshop yang spesial menangani soal performa suspensi depan dan belakang.

 

Workshop JC Suspension, Jaharun Centre, Deli Serdang, Sumut. Tebar edukasi ilmu soal suspensi & sukses mendongkrak level kompetisi makin atraktif.

 

 

Sebelum bicara lebih jauh, hal ini sengaja disosialisasi sebagai percepatan transfer ilmu kepada tim-tim grasstrack dan motocross, sebagai lanjutan dari pola dan refresh tipikal sirkuit di wilayah Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Riau. Kental dengan usaha dan upaya untuk menyisipkan tipikal sirkuit region 2, sebagai sentral parameter pertarungan grasstrack dan motocross di tanah air.

 

Dengan terjadinya tradisi gaya balap dan pembenahan skill seiring terjadinya perubahan tipikal sirkuit seperti region 2 ini, dipastikan akan timbul improve dan adaptasi. Disini workshop JC Suspension berusaha jaga gawang, menampung aspirasi dan input tuner-tracker, sehubungan dengan performa suspensi yang layak dan berusaha mengawal percepatan ilmu suspensi.

 

Sipnya, belum genap 2 tahun berjalan beroperasi, workshop JC Suspension, Sumut, selain menjadi rujukan tim grasstrack dan motocross, bikers on road juga makin banyak yang merapat, termasuk tim drag bike dan road race. Sebab, diketahui bersama performa suspensi menjadi bagian penunjang soal speed, terkait pencapaian traksi maksimal.

 

Sebaliknya, untuk tim-tim grasstrack zona Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Riau, workshop JC Suspension, Sumut dinilai mampu mempercepat up grade skill para tracker. "Ilustrasinya sederhana, dengan terjadinya perubahan suspensi depan belakang yang superior dan mampu melayani kebutuhan tracker hingga mendekati limit, tracker otomatis akan terpacu lebih untuk meningkatkan gaya bawaan motornya, ”nilai Dudung.  

 

 

 

ASYIK, PENONTON BERKESEMPATAN BAWA PULANG HADIAH MOTOR

 

Ini istimewanya sekaligus menjadi tradisi setiap even grasstrack dan motocross yang dihajat di Jaharun Centre, Desa Jaharun, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. Sebab, yang dimanjakan membawa angpau berlimpah, tak cuman crosser dan tracker saja.

 

Sebab, penonton yang hadir dan membeli tiket juga berkesempatan mendapatkan door prize, sebuah sepeda motor, MTB, TV dan hadiah menarik lainya. Bisa dibilang ini yang pertama di Indonesia, kalau hadiah MTB, TV dan hadiah menarik lain, banyak penyelenggara yang pernah berbagi, tapi kalau motor belum ada kecuali Jaharun Centre Production.

 

Ngerinya, bertaburnya hadih untuk penonton ini tak hanya dijadikan magnet, agar even ramai. Tapi, lebih dari itu, ada upaya untuk membuat suasana refresh sekaligus pembentukan kultur dan trade mark, bahwa Jaharun Centre Medan sebagai trend setternya olahraga garuk tanah yang terpadu di wilayah Sumatera.

 

Dengan demikian, silahkan mengkreatifi dan menanggapi prasarana mega skala international ini. Mungkin, memanfaatkanya sebagai MX Training, mengembangkan bisnis resto, café, apparel atau bahkan ada investor yang ingin masuk untuk membuat sirkuit road race di area Jaharun Centre, silahkan.

 

“Sebab, Jaharun Centre Medan ini sejatinya saya bangun untuk memajukan olahraga otomotif di Medan, khsusunya wilayah Desa Jaharun, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, ”urai Dudung.      pid