PREVIEW - SURABAYA DRAG COMMUNITY RAMADHAN NIGHT RACE, SURABAYA (1 - Juni - 2019) : AJANG EVALUASI RAPORT SEMESTER 1

 

Surabaya Drag Community Ramadhan Night Race 2019, Surabaya. Nuansa makin glamour & pas menjadi life style aktualisasi pribadi sporty ngegas di 201 meter.  

 

 

Sabtu mendatang (1-Juni-2019) termasuk menjadi even puncak perhelatan seting bersama. Tapi, pantas kah ketika istilah tersebut direvisi dan berganti sebagai sesi unjuk gengsi rider-rider big bike Surabaya ? Fakta demikian makin mengemuka, ketika komposisi prosentase rider yang berlaga justru makin dominan menunggang big bike, termasuk turunan DNA-nya yakni sport 4 tak 250 cc.

 

 

 

Bisa jadi, glamournya suasana malam sejatinya yang menjadi roh Surabaya Drag Community Ramadhan Night Race 2019, sukses menjadi magnet embrio baru penyuka kecepatan. Makin penasaran lagi, dengan tampilan eksotisnya performa ZX 10R gacoan Qibot yang dinobatkan sebagai Sultan Herex, yang mampu menembus best time 6,2 detik itu. Dengan klasifikasi di komunitas Herex  Elite-nya, Qibot makin sukses memancing penunggang big bike, untuk ikut berlaga.

 

Sisi positifnya, makin menumbuh kembangkan industry kreatif di segmen up grade peforma. Salah satunya Sofiyan pentolan SDC, yang belakangan ini juga makin intens bermain program software reflash ECU dengan workshop barunya.

 

Menanggapi glamournya kemasan Surabaya Drag Community Ramadhan Night Race 2019, juga mixmatch dengan hadirnya super car yang turut mengumbar bengisnya semburan power mesin, di trek dengan total panjang 450 meter, kendati yang dipakai cuman 201 meter. Nih, baru safety, bahkan Harley Davidson dengan bobot 305 KG - 376 KG, tetap jinak saat pengereman usai dipacu di top speed.

 

Disini Harley Davidson tak lagi panas, cuman bosan saja saat dipakai touring dengan guide kecepatan langsam dan stasioner. Kalaupun ngebut dilontar arogan. Di Surabaya Drag Community Ramadhan Night Race 2019, rider bisa optimal mengeksplore power mesin hingga full throttle.

 

Sayang HD V-Rod yang disebut-sebut sebagai high performance type, belum kelihatan hingga di 3 seri berlangsungnya Surabaya Drag Community Ramadhan Night Race 2019. Tapi, kalau meninjau konsistensi rider penunggang HD berlaga di setiap seri, kemungkinan HD V-Rod bakal muncul di seri 4 Surabaya Drag Community Ramadhan Night Race 2019 Sabtu mendatang.

 

Bagian life style komunitas roda empat milenial. Menjadi output hasil kopdar setelah debat soal up grade performa mesin yang terhebat.

 

Bahkan belakangan ini menjadi ajang silaturahim komunitas roda empat, untuk saling sapa di tengah atmosfir kompetisi. “Ini baru milenial, kopdar bahas soal modif mesin saja percuma, kalau belum bisa menginterprestasikan, “bisik Bagus Prasmita Presiden All In One yang rata-rata pengguna brand Honda.

 

Tapi, bukan berarti bebek, sport, matic yang biasa jadi jagoan di segmen drag bike,  enggan ke even garapan Boy dan Sofiyan ini. Krusial, prosentase minimnya tim drag bike yang berlaga di 3 seri Surabaya Drag Community Ramadhan Night Race 2019 silam, lantaran dipicu jadwal even drag bike yang digelar 3 minggu berturut-turut di pulau Bali. Praktis, sejak hari Sabtu tim-tim drag bike mulai melangsungkan perjalanan ke pulau Bali.

 

Dan mulai libur totalnya even drag bike di Sabtu mendatang (1 - Juni - 2019), dipastikan Surabaya Drag Community Ramadhan Night Race 2019 yang memasuki seri ke 4, akan menjadi rujukan dan dimanfaatkan sebagai sesi test case option part racing terbaru.

 

Untuk menghadapi padatnya jadwal even drag bike setelah hari raya Idul Fitri 2019. “Sabtu besok, kemungkinan banyak kuda besi prototype yang baru dibangun untuk meninjau best time terbarunya, ”terang Fatkul owner tim Baja Beton Randumas P5Boer, Jombang yang memastikan akan datang berlaga.

 

Apa pasal ? sebab fenomena mencari pembanding best time seperti ini sudah berlangsung di setiap perjalanan Surabaya Drag Community Ramadhan Night Race, terhitung sejak 2016, 2017 dan 2018. Apalagi di fase ini, waktunya manajer tim drag bike mengevaluasi hasil raport semester pertama, bahkan cenderung terjadi pengembangan, sampai mengeluarkan jurus dan strategi terbarunya.

 

Jadi, kalau mau mengintip kekuatan sekaligus mencari parameter best time yang up to date di 2019, langsung saja merapat ke even Surabaya Drag Community Ramadhan Night Race 2019, di sirkuit Kenjeran, Surabaya.   

 

Sport bike versus special engine. Menjadi bagian kompetisi yang kental mengadu ego.

 

Sisi lain, makin dipopulerkanya sport trail dan special engine oleh Boy disini,  praktis makin banyak pula rider-rider adventure untuk menyisihkan pengalamannya di trek lempeng. Sebab, sejauh ini kebutuhan adventure mentok gigi 4 dan balik 1.

 

Dengan panjang trek 201 meter, ego rider pemilik special engine seakan muncul dan berani tampil dengan sport fairing maupun naked bike dengan kapasitas mesin sama. “Memang specialnya untuk akselerasi, wajar saat terbukti mampu menandingi, ”pengamatan Doni Presiden Ninja Owner Surabaya yang memastikan hadir di seri pamungkas ini.    pid