PREVIEW – DANDIM CUP BROMO RACING - FDR FURUKAWA GEONERATION ROAD RACE OPENCHAMPIONSHIP 2019, SERI 2 - PROBOLINGGO : SISIPKAN PEMBINAAN PEMBALAP BERKEMBANG & FIX ADA KELAS SUPERMOTO - MINI GP

 

Kompetisi bebek 2 tak. Akomodir rider karsidenan & merubah mindset ke olahraga berprestasi.

 

Popularitas road race di Probolinggo tak pernah surut, diklaim sebagai wilayah tengah Jatim yang paling strategis mengakomodir seluruh tim road race di Jatim. Even di kota yang tenar dengan buah mangga ini, selalu dijubeli formasi tim komplit, berikut wajah baru.

 

Sebab, di kota yang termasuk zona tapal kuda memiliki history otomotif turun temurun yang menjadi legenda, seperti nama tim AKAS era sport 2 tak 150 di tahun 94, ada pula rider nasional almarhum Deny Triyugo. Belum lagi sederetan nama-nama tuner ex rider road race, yang identik memberi trend positif ke remaja penyuka adu kebut.

 

 

 

Mutualisme dan konektifitas ini pula yang selalu merangsang Probolinggo menghadirkan bibit rider baru. Tapi, ada juga yang terbilang terlambat bergser ikut balap resmi, itu karena baru sadar akan nilai dan gengsi even prestasi. Selain itu, pastinya juga ada tim-tim road race kawak, yang berusaha ganti formasi dan asimilasi dengan tim baru di seputaran Probolinggo.

 

Praktis kondisi demikian yang mampu memberi energy positif, tetap bertebarnya tim-tim road race di Probolinggo yang siap melayani rival luar daerah di even road race yang disponsori oleh FDR, Geoneration, Furukawa Battery, Honda, FSCM dan Yuzu Tea itu.

 

Pandangan ini pula yang menjadi alasan Frangky Laurent from Ocean Otomotif Club bekerja sama dengan Himpunan Putra Putri Keluarga TNI Angkatan Darat (HIPAKAD) Probolinggo, yang disuport sepenuhnya Dandim 0820/Probolinggo, menggelar road race di seputaran Jl. Panglima Sudirman, Probolinggo (24 Maret 2019).

 

Wilayah yang memiliki potensi pembalap yang lagi berkembang ini, lebih mixmatch saat kita menyisipkan pembinaan di dalam even. “Ada ikatan batin yang berusaha kita bangun, ada edukasi dan sosialisasi aturan yang kita berikan, dalam pencapaian sportifitas, ”kompak Gangsar Oetoyo dan Andik pentolan HIPAKAD Probolinggo.

 

Bahkan unsur kompetisi di even mendatang ini akan kita kaji bersama, setelah mencermati dari hasil evaluasi di seri pertama. Antara over taking, mengunci racing line, nge-T dan unsur kesengajaan, akan kita komunikasikan dalam briefing kepada pembalap.

 

Prinsipnya saya tak mau ada kejadian anarkis di dalam lintasan. “Untuk kesananya saya juga mengimbau kepada pemilik tim, untuk tetap bijaksana dan mengambil sikap tegas dalam pemahaman masalah ini, ”tegas Frangky. 

 

Aksi Mini Gp. Pembelajaran balap sejak dini tebar influenz sportifitas.  

 

Sisi lain, untuk kelas Mini GP, hasil kesepakatan bersama dengan Pemprov IMI Jatim, kita berlangsungkan scrutenering kepada setiap pemenang. “Sebagai upaya menjunjung sportivitas sejak dini, mengingat rider di kelas ini terbilang polos dan mari tebarkan influenz positif di dalamnya, ”lontar Frangky.

 

Dan kelas supermoto, seperti biasa akan kita buka 3 kelas, yakni sport trail 4 tak tune up 180 cc novice yang tak pernah juara di semua even, sport trail 4 tak tune up 180 cc open dan super GTX standar campuran dengan aturan 2 tak 116 cc dan 4 tak 125 cc.

 

Kalau di seri perdana peserta kelas spektakuler ini terbilang terbatas, karena sosialisasinya belum begitu jelas. Tapi, di seri 2 ini, setelah yakin dan memastikan supermoto kembali digelar, saya optimis peserta akan bertambah.

 

Apalagi kelas ini, sudah disahkan bersama Pemprov IMI Jatim. Ada satu catatan lagi, sifatnya peserta supermoto semacam komunitas, begitu pula network dengan komunitas yang ada di Probolinggo. “Saya yakin pasti lebih ramai peserta dan suporternya, ”optimis Frangky. 

 

 

 

KASDIM 0820/PROBOLINGGO : BERIKAN RUANG KE REMAJA PENYUKA BALAP & MENYAMBUT SPORT TOURISM VISIT TO PROBOLINGGO

 

Kasdim Probolinggo Mayor Inf Teguh HW yang menjabat saat ini, diklaim bijaksana, visoner dan memiliki human interest yang solid. Memiliki pandangan dan tanggapan berbeda, atas pesatnya perkembangan jaman, khususnya dinamika perilaku remaja belakangan ini.

 

Frangky Laurent Ocean, Mayor Inf Teguh HW Kasdim 0820/Probolinggo , Andik & Gangsar HIPAKAD. Semangat membangun generasi remaja ke trend positif & galakkan sport tourism Probolinggo.

 

Bahkan, lebih memberi solusi dan ruang, seiring pesatnya perkembangan hobi remaja dan dunia otomotif, terkait pola dan aplikasinya. Ada, obsesi yang sifatnya terpendam untuk merubah mindset remaja Probolinggo, bahkan keseluruhan wilayah terhadap trend dunia otomotif.

 

“Sebagai bagian program kedinasan dan mengacu komando atas yang harus dikerjakan, untuk membantu Pemda dan Kepolisian, serta memberi efek perekonomian ke masyarakat sekitar, "buka Mayor Inf Teguh HW.

 

Pria ramah itu juga menuturkan, alangkah tentram dan nyamannya, seandainya semua penggemar otomotif mampu membuang arogan, santun di jalan, jalin komunikasi antar bikers, bantu memberantas kejahatan di jalanan, sampai melampiaskan hobi balap pada tempatnya. “Mari kita wujudkan,  komunikasikan dan direalisasikan bersama, ”tegas Mayor Inf Teguh HW.

 

Pandangan demikian ini, ditunjukkan dengan dukungan-nya terhadap gelaran road race di seputaran Jl. Jendral Sudirman, Probolinggo (depan Kodim 0820/Probolinggo). Tunjukkan kalau anda profesional, buktikan dengan prestasi di balap resmi. “Saya salut denga remaja yang berani turun di even resmi, sebab saya nilai jasmani, rohani dan mentalnya sehat, ”yakin pria penyuka extreme adventure itu.

 

Saya juga menghimbau, agar sepenuhnya pembalap lokal Probolinggo sadar diri sebagai tuan rumah. Pasang senyum yang ramah, jalin networking yang luas dan selalu pasang pola pikir yang sehat. Sebab, Probolinggo juga membutuhkan wisatawan domestik seperti tim-tim balap dari luar kota, yang bela-belain mau datang ke Probolinggo.

 

Ingat ya, mereka datang juga memberi dampak peningkatan perekonomian, meskipun skalanya kecil. Tapi, minimal Probolinggo bisa menyapa dengan senyum dan membuat mereka familiar dan enjoy di Probolinggo, untuk melangkah ke kegiatan atau activity lain.

 

Sebab, secara tak langsung even road race ini juga menjadi media sport tourism dan mari kembalikan populerkan Probolinggo yang rindang, sejuk, alamnya kaya dan berseri ini. “Pastinya, saya dan segenap jajaran Kodim 0820/Probolinggo, menyambut positif digelarnya event balap resmi untuk memberi ruang aktualisasi diri kepada para remaja penyuka balap, ”semangat Mayor Inf Teguh HW.

 

 

 

HIPAKAD PROBOLINGGO : SEMANGAT MEMBANGUN GENERASI BANGSA LEWAT ROAD RACE

 

Sebagai organisasi kemasyarakatan berdiri pada 12 September 2017, dibawah pembinaan Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), yang memiliki hubungan sejarah, aspiratif dan koordinatif dengan Markas Besar TNI Angkatan Darat.

 

Dengan elemen anggota-nya yang tersebar dan dikontrol berdasar zona pusat, tingkat provinsi, tingkat kabupaten dan kecamatan. Dengan Pembina teknis di tingkat pusat ketua umum PPAD, serta pembina  konsulatif dan koordinatif Kepala Staf TNI Angkatan Darat, sedang tingkat provinsi adalah ketua cabang PPAD dengan pembina konsulatif dan koordinatif adalah Pangdam/Danrem.

 

Untuk pembina teknis di tingkat kabupaten ketua cabang PPAD serta pembina konsulatif dan koordinatif adalah Dandim. Kalau di tingkat kecamatan dibina ketua rayon PPAD, berdampingan dengan pembina konsulatif dan koordinatif Danramil.

 

Sesuai dengan kepanjangan nama Himpunan Putra-Putri Keluarga TNI Angkatan Darat,  HIPAKAD merupakan himpunan putra-putri keluarga TNI Angkatan Darat, yang ingin berperan mengambil bagian sebagai generasi penerus bangsa yang tangguh, kreatif, semangat dan berkemauan keras, untuk selalu menciptakan trend positif di semua bidang.

 

Secara fungsi, HIPAKAD menjembatani berbagai latar belakang suku, agama dan ras, guna menghimpun, mengembangkan dan mendayagunakan potensi yang dimiliki putra-putri keluarga TNI Angkatan Darat, sekaligus sebagai penerus amal bhakti TNI Angkatan Darat seperti yang tercermin dalam Sapta Marga.

 

Bersamaan dengan perkembangan modernisasi dan dinamika trend remaja ke otomotif yang cukup pesat, HIPAKAD merasa simpati dan kemudian mengembangkan logaritma berfikir, untuk ikut berperan membangun mental, kepribadian dan akhlak remaja lebih sehat, lewat ikut mensuport olahraga prestasi yakni road race.

 

“Secara tak langsung, dari sini pula kita bisa berbagi kontribusi untuk merubah pola pikir remaja, ke arah kegiatan yang positif. Sebagaimana yang telah menjadi landasan juang HIPAKAD, yakni semangat Sumpah Pemuda, semangat Juang 1945 dan semangat Sapta Marga, ”kompak Gangsar dan Andik.     pid