Yamaha F1Z-R, Ponorogo : Rumah Fitnes Racing

 

Tri Manunggal Jaya Racing Team, Ponorogo. Sarana promo rumah fitnes lewat racing & siap bentuk fisik pembalap tangguh.

 

Kompetisi bebek 2 tak 116 cc di tanah air, memang tak ada matinya, kendati regulasi balap motor road race terus bergeser ke sosialisasi Fuel injection. Tak bisa dipungkiri, bebek 2 tak lebih memasyarakat, mampu mengakomodir kompetisi tim berbendera privater, tim tenar sampai tim yang sponsornya bejibun.

 

 

Apalagi, tahta jawara di kelas ini silih berganti, praktis dengan sendirinya kelas ini pesat mengalami perkembangan dalam hal output korekan performa mesin. Jadi, kalau mau laga dan fight di kelas ini, evaluasi data koreka yang pernah diterapkan harus benar terdata. Tak bisa bicara riset dan pengembangan saja. "Sebab perjalanan kompetisi bebek 2 tak 116 cc lagi di atas angin, lengah dikit pasti lewat, "pengamatan Dwi LKS tuner asal Blitar yang memback up Tri Manunggal Jaya Racing Team, Ponorogo.

 

Pola pikir Dwi yang 3 langkah lebih maju itu pula yang kian memacu semangat Ari TMJ owner tim, untuk sepakat berlaga di bebek 2 tak 116 cc Jatim. Itu lantaran pria yang juga pemilik rumah fitnes Pendowo, Ponorogo itu ingin promo usaha rumah fitnes-nya di segmen otomotif. Mengingat, di olahraga otomotif juga butuh pondasi fisik dan jasmani yang tangguh. "Untuk itu pula kita siap menjadi acuhan training atau olah fisik kebutuhan balap road race dan olah raga otomotif lainnya, "promo Ari TMJ.

 

Final gear & suspensi. Setingan kebutuhan rider pemula berbanding trek pasar senggol. 

 

Bicara formasi tim, diperkuat rider pemula Frenda Maulana asal Tulungagung. Sipnya, tipikal korekan kali ini hasil mix dengan korekan mesin grasstrack. Lebih menonjolkan akselerasi bengis dan torsi besar. Tersentral pada tinggi exhaust yang dijadikan 25,5 mm berkontur oval, dengan dinding kanan kiri yang mengalami pembesaran 4 mm. "Pelepas gas buang, pada dimensi perut yang disusut 22 mm, berikut difuser custom, sebagai pendongkrak tenaga atas, "urai Dwi.   

 

Knalpot standar custom. Layani kebutuhan gasingan atas, konsumsi rider pemula. 

 

Diproyeksikan untuk pembentukan pembakaran lanjut yang lebih sempurna. Untuk menghela perbandingan gigi rasio 1(35-13), 2(30-17) dan gigi 3(24-19), jadi makin bengis. Konsekuensinya, tinggi lubang transfer diplot di 27 mm, berkontur landai guna mempersingkat flow gas segar.

 

Kebutuhan gas segar yang meningkat itu, diameter skep orsi dijadikan 20 mm. Dikawal main jet 140 dan pilot jet 27,5 dan dihantar daun membran karbon lembaran yang dimal macam daun membran orsi. "Keuntungannya, lebih tahan panas, sehingga akurasi proses inlet terjaga sempurna, "yakin Dwi yang mencangkok piston F1Z-R over size 100. Kabarnya, even road race perdana 27/1/2019 mendatang di Trenggalek, Tri Manunggal Jaya Racing Team, Ponorogo akan berlaga full tim.     pid

 

Spesifikasi

Karbu                     : Skep remer 20 mm

Knalpot                  : Custom basis standar

Final gear              : 13-44

Piston                     : Over size 100

Kampas kopling   : FR-80

Daun membran    : Karbon