Preview Kratingdaeng Supercrosser The Ultimate Dirtwar 2018 - Banyuwangi : Komitmen Up Grade Skill Crosser

Kiprah dan kontribusi Kratingdaeng dalam memajukan even garuk tanah di Indonesia, makin tak tertandingi. Bahkan semua even bergengsi garuk tanah diborong satu paket dan dikemas profesional dalam rangkaian Kratingdaeng Supercrosser The Ultimate Dirtwar, menaungi Endurocross, Powertrack dan Supercross.

 

 


Praktis, brand Kratingdaeng sebagai minuman suplemen makin kuat di segmen olahraga yang identik mengadu arenalin, konsentrasi dan stok tenaga. Pesan yang disampaikan lewat even garuk tanah, memang tepat sasaran.
"Pesan tersampaikan lebih aktual, pressure fisik dan memacu konsentrasi tinggi, seperti kebutuhan crosser bisa diatasi dengan Kratingdaeng, "tegas Davin Thomas Lai Marketing Director Kratingdaeng.

 


"Position market kita ingin membidik semua lapisan konsumen. Sebab, itu selain MX, juga kita akomodir GTX di Powertrack dan Adventure di Endurocross yang telah memasyarakat sampai pelosok daerah. Sengaja kita bangun komunikasi dua arah, Kratingdaeng mencoba up grade level garuk tanah dan sekaligus promo di rangkaian Kratingdaeng Supercrosser The Ultimate Dirtwar 2018, "urai Davin yang menambahkan preview even ini secara tak langsung telah berjalan dalam promo di even-even garuk tanah scoop daerah sejak 2015.

 

 

Davin Thomas Lai Marketing Director Kratingdaeng, Supercross Banyuwangi bagian dari komitmen Kratingdaeng up grade skill crosser tanah air


Dari hasil evaluasi bersama tim Leader Marketing Kratingdaeng, memang saatnya mengemasnya dalam special event seperti saat ini. Jadi, anggap saja Kratingdaeng juga ingin tampil memberi warna dunia garuk tanah di Indonesia. Sekaligus sebagai pelengkap even bergengsi seperti MX GP, yang kebetulan Indonesia menjadi tuan rumah di beberapa bulan silam.

 


"Jadi, ketika dikaji lebih dalam, konsep dan kemasan rangkaian Kratingdaeng Supercrosser The Ultimate Dirtwar 2018, lebih pas disebut memacu crosser tanah air, "timpal Wahyudi Leader Marketing Kratingdaeng, Surabaya.
Termasuk Supercross seri perdana, rangkaian Kratingdaeng Supercrosser The Ultimate Dirtwar 2018. Kembali, akan digelar di Sabtu 3 November 2018, memanfaatkan sirkuit Alam Indah Lestari, Banyuwangi dan digarap Judiarto pentolan Lightning Production.

 

 

Wahyudi Kratingdaeng Surabaya


Ciri khasnya pasti spektakuler, sebab digelar sampai malam hari, seperti Supercross dan Power Cross yang pernah digarap Judiarto di beberapa tahun silam.
Judiarto dalam hal ini memang jagonya, bahkan seting penerangannya sempurna mengakomodir detail sirkuit. Bagi crosser nasional dan international pasti paham, akan menu goggle night vision, sebagai penunjang saat berlaga malam hari.

 


"Termasuk, sesi training dan suplemen apa saja yang perlu dipersiapkan, saat berlaga di even yang memiliki rentang waktu terbilang lama," urai Judiarto, yang akan menurunkan Freestyle sebagai pendukung entertaintnya.
Demikian level crosser yang berlaga komplit, bahkan hadir pula crosser bule yang rencana hadir berlaga.

 

Sehingga, pressure kompetisi makin sengit dan dramatis, taruhan fisik jadi mengemuka, apalagi saat mengimbangi ragam level fisik crosser yang berlaga. "Belum lagi, desain sirkuit menganut teknikal dan full handicap, dijamin peluang juara jadi terbuka lebar. Sebab, modal skill saja disini masih belum jaminan juara," pengamatan Wahyudi.