Jelang Kratingdaeng RMS Bold MX & GTX Openchampionship 2018, Lumajang : Diramaikan Crosser & Tracker Papan Atas

Sirkuit GTX zona tapal kuda lebih atraktif

Masih dalam rangka menyambut kemerdekaan yang ke 73, Partner Automotive Club (PAC) yang disuport sepenuhnya RMS Bold dan Kratingdaeng, menggelar MX dan GTX di seputaran Pantai Cemara Indah, Dampar, Lumajang, dengan titel Kratingdaeng RMS Bold MX & GTX Openchampionship 2018, Lumajang di 8 - 9 September 2018.


Konsistensi Kratingdaeng suplemen berenergi memajukan garuk tanah di Jatim bahkan di tanah air memang tak ada habisnya. Kalau dalam scoop regional seperti ini, Wahyudi ujung tombak marketing Kratingdaeng Surabaya, merefleksikan sebagai audisi crosser dan tracker yang ingin tampil di even bergengsi Kratingdaeng Supercrosser, Kratingdaeng Power Track dan Kratingdaeng Endurocross. "Minimal di seluruh even garuk tanah yang disuport Kratingdaeng, memiliki bias atmosfir dan euforia setara even nasional yang sudah berjalan, "tegas Wahyudi.

H. Wawan owner tim Rizqy Motor Boss Mild MX-GTX, Pasuruan



Atmosfir demikian turut disikapi Hepi Londo pentolan PAC, dengan mendatangkan tim GTX & MX nasional, seperti Rizqy Motor Boss Mild MX, Johny Pranata MX Academy, Djagung Racing Factory, Bali MX, Nugroho MX Training, Ramaja DS7 MX, Mangde 788 MX Bali, KJM Bali, Arif 77 Falcata Riding School, GHMS MX School, DUA MX Training, SRX MX Team, SCA Corp MX Team, Dony Speed dan masih banyak lagi.

Hepi & Wahyudi Kratingdaeng



Bahkan, pabrikan rokok RMS Bold milik H. Wawan asal Gempol, Pasuruan juga turut mensuport even kali ini. Misi owner tim Rizqy Motor Boss Mild MX, Pasuruan itu ingin berkontribusi memajukan even GTX dan MX di Jatim. "Obsesinya, ingin memacu tim GTX & MX Jatim makin bersinergi, berprestasi sekaligus membangun trade mark kalau Jatim produktif mencetak crosser - tracker potensial, "semangat H. Wawan yang di 2019 juga menggelar 6 seri GTX - MX di seputaran Pasuruan.

Spesial di even kali ini, nuansa wista lebih kental terkait dengan geografis pesisir pantai selatan Jatim. Unsur sport tourisme lebih dapat, dijamin fisik pemula berlaga disini tak akan terforsir. "Sebab, terhitung saat sesi revisi beberapa titik variabel trek, suhu sekitar sirkuit stabil di 30 derajat celcius - 33 derajat celcius, "urai Hepi.

Dari seting tapak kaki wajib dipersiapkan kombinasi vulkanik keras dan pasir, demikian seting suspensi butuh medium untuk menunjang traksi. Over all, desain sirkuit mengakomodir tracker yang pingin naik kelas dengan variabel single jump berkontur tinggi, selain itu juga ada roller sebagai ciri khas sirkuit masa kini. Bagi yang up date perkembangan GTX di zona tapal kuda, memang lebih menantang treknya.

Sebaliknya, untuk crosser 65 cc dan 85 cc, menu sirkuitnya sinkron dan terukur. Pada level ini, kompetisi dipastikan seru dan kompetitif seiring pesatnya regenerasi crosser belia di Jatim.  "Cuman, pertimbangan hadirnya crosser MX2 nasional, beberapa titik sirkuit seperti table top, berm dan camel dibenahi lebih mengalir, "terang Hepi.  | pid