Jelang Undar Banjar Motocross & Grasstrack, Banjarsari, Bandar Kedungmulyo, Jombang : Speed Mengalir, Kompetisi dan Sengit

Sirkuit resmi BAC mulai dipakai latihan menjelang even menyambut tahun baru

Minggu silam (24/12) sirkuit yang memiliki panjang trek 1.100 – 1.200 meter itu mulai resmi menjadi lokasi latihan crosser dan tracker yang akan berlaga minggu depan (30-31/12), pada hajatan Undar Banjar Motocross & Grasstrack Openchampionship 2017, sekaligus penutup musim kompetisi garuk tanah di 2017. Sekaligus sebagai komit H. Basyarudin owner sirkuit Banjarsari Agro Community, Banjarsari, Bandar Kedungmulyo, Jombang. Itu lantaran proses pengerjaan tak sampai sebulan.


Ada yang beda dari sirkuit yang nantinya juga menjadi sentral hiburan masyarakat Jombang. Dibangun dari panggilan hati, bukan lantaran intervensi blok kanan dan blok kiri, sehingga lebih adem. Diyakini menjadi sirkuit yang mampu mengubungkan dan menjadi ajang silaturakhim crosser dan tracker yang identik nge-blok kanan dan kiri.

Disuka crosser siap menyambut & meramaikan musim kompetisi 2018



Wajar dong di belakangnya ada nama-nama pemuka automotive yang netral, nah loh ! Seperti Gus Mujib dari Darul Ulum Agung MX, Tri Priyo Nugroho dari Nugroho MX Training dan H. Basyarudin pemuka desa yang terobsesi membangun petensi lokal tanah nenek moyangnya Banjarsari, Bandar Kedungmulyo, Jombang. “Prinsipnya maju bersama dan berkompetisi lebih sehat, dengan landasan memajukan prestasi garuk tanah di mata nasional, ”wejang H. Basyarudin.

Dilengkapi wahana hiburan, edukasi dan outbond



Jadi, anggap saja sirkuit ini yang nantinya mengkalibrasi akhlak sampeyan ! tapi urusan skill, ya kembali lagi ke sirkuit. Menarik untuk dicermati, semuanya mulai nol dari sini, sebab baru jadi hampir tak ada yang hafal. Tapi, intonasi menggantung RPM dan memacu speed, terasa ringan dikontrol Zulmi crosser potensial Jatim garapan Nugroho, saat sesi latihan.

Termasuk Izal Labiba, yang latihan lebih dulu di hari Sabtu. Speed kuda besi lebih mengalir, sejauh ini kontrol racing line yang dibutuhkan. Optimis menghadirkan kompetisi yang sengit. Sebab, menu lingkupnya keseluruhan ada di MX Training, ”yakin Izal.

Termasuk dari kacamata Slamet Biuz crosser executive aktif Jatim yang aslinya tak pakai kacamata. Menurutnya masih membutuhkan adaptasi racing line juga. Dari sisi variable trek, cukup familiar dan safety. “Mungkin ini juga yang namanya sirkuit modern, sebagai hasil evaluasi selama perjalanan motocross di 2017, ”nilai Slamet yang juga aktif mendata kejadian perjalanan motocross 2017. 

Yap, memang betul sekali. Itu terkait desain double jump yang masuk dalam daftar incaran protes pemerhati motocross, kali ini dirancang safety, tanpa merubah struktur double jump yang layak mengadu skill crosser. Masih dalam taraf toleransi kurva speed kuda besi special engine dan sejenisnya. Mau, lahap sekali jumping monggo, buat ditebas gaya superbowl juga bisa. “Disini yang dibutuhkan kepastian skill dan tak sumir atau ngambang di mata crosser, ”tegas Nugroho yang aktif menginspeksi saat pembuatan sirkuit berlangsung. 

H. Momo crosser excecutive sekaligus pemuka automotive di Jatim yang juga aktif berlaga, turut memberi apresiasi dan aplaus. Motocross dan grasstrack di Jatim optimis lebih hidup. Sebab, banyak sirkuit yang dikelola pribadi peduli dari panggilan hati. “Over all, mari disambut yang baik dan maksimalkan fungsinya bersama-sama, demi kemajuan garuk tanah di Jatim, mari pamerkan ke provinsi luar bersama-sama, ”salut H. Momo.  |