Yamaha Hajar Lawan, Juara Nasional MP1 (150 cc) dan MP2 (125 cc) Motoprix 2017 Region Sulawesi

Handy Tuahatu dan tim Yamaha Yamalube BAF Akai Jaya TRAXX-D IRC NHK MBKW2

Handy Tuahatu dan tim Yamaha Yamalube BAF Akai Jaya TRAXX-D IRC NHK MBKW2

Handy Tuahatu, pembalap Yamaha Yamalube BAF Akai Jaya TRAXX-D IRC NHK MBKW2 berhasil meraih gelar juara umum Motoprix pada kelas MP1 dan MP2. Ini seri terakhir atau putaran ke-7 Kejurnas Motoprix 2017 Region 5 (Sulawesi) yang diselenggarakan di sirkuit Puncak Mario, Sidrap, Sulawesi Selatan, Sabtu malam (16 September).


Sebenarnya di kelas MP1 (150 cc), Handy Tuahatu yang membesut Yamaha MX King 150 sudah mengunci gelar juara umum sejak putaran ke-6 di Mamuju (6 Agustus). Dimana Handy sudah mendapatkan 126 poin unggul 37 poin dari Fahri Sandi (Yamaha Yamalube Adhi Motor Sobat Sulsel IRC) yang berada di posisi ke-2 dengan perolehan 89 poin. Sehingga saat seri final Handy cukup bermain tenang dan terbukti berhasil menjadi juara ke-1. Di posisi ke-2 ada Ikhsan Lala rekan satu timnya & podium posisi ke-3 di isi oleh Fahri Sandi.

Handy Tuahatu, Rider (Kiri) & Andi Lim, Owner Tim Yamaha Akai Jaya (Kanan)
Handy Tuahatu, Rider (Kiri) & Andi Lim, Owner Tim Yamaha Akai Jaya (Kanan)




Di kelas MP2 (125 cc), perebutan juara berlangsung antara Handy dengan Fahri yang sama-sama menunggangi Yamaha Jupiter Z-1. Mereka memiliki poin yang sama yaitu 116 poin. Pastinya target Handy ingin meraih double winners, maka saat race dimulai Handy sudah berusaha untuk berada di posisi terdepan sampai bendera finish dikibarkan. Podium ke-2 diambil oleh rekan setimnya Ikhsan Lala sehingga Fahri harus puas finish di urutan ke-3. Handy pun berhasil meraih gelar double winners Kejurnas Motoprix 2017 Region 5, Sulawesi.

“Pada kelas MP1 saya sudah pasti juara region MP1, akan tetapi saya tetap berjuang di seri final tetap jadi yang terbaik dan di penutup race ini saya ingin menjadi juara dan hasilnya sesuai target. Untuk kelas MP2, berusaha bagaimana caranya finish di depan Fahri Sandi. Dan Alhamdulilah saya finish sebagai juara pertama dan tentunya menjadi juara umum di kelas MP2. Sekali lagi terima kasih untuk seluruh tim management Yamaha Akai Jaya yang sudah bekerja keras, “ungkap Handy Tuahatu.

“Sejak awal tahun kami sudah optimis untuk bisa menjuarai kelas MP1 dan MP2. Dan seiringnya berjalan seri,  di MP2 kami ada sedikit kendala. Dikarenakan untuk motor Fahri Sandi  tim Yamaha Adhimotor lebih siap. Tetapi di seri 6 Mamuju, Fahri finish di posisi 4 dan Handy bisa menyamakan poin. Di seri terakhir ini kami berhasil meraih juara umum Regional Kejurnas Motoprix, “tegas Andi Lim, Owner tim Yamaha Akai Jaya. | tim


  • TERBARU
  • TERPOPULER
  • TERBANYAK