Ibnu Sambodo : Perubahan Regulasi AP250 (ARRC 2017) Tidak Berpengaruh !

IBNU SAMBODO. Perubahan aturan AP250 tidak signifikan

IBNU SAMBODO. Perubahan aturan AP250 tidak signifikan

Mungkin banyak yang sudah paham atau mungkin juga belum paham, berlangsung perubahan bobot kendaraan dalam kategori Asia Production 250 (AP250) gelaran Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017) yang akan diterapkan mulai putaran ke-4 di Sirkuit Sentul, Indonesia (11-13 Agustus).


Intinya bobot Honda (2 silinder) tetap setia 135 kg, sedang Kawasaki dan Yamaha diturunkan lebih ringan menjadi 130 kg. Ini yang diklaim sebagai solusi dominannya Honda CBR250RR.. Menurut penulis, namanya juga motor baru lahir, pasti menyempurnakan yang sudah ada. Lumrah-lumrah saja dan manusiawi.

Perubahan aturan bobot dalam ARRC 2017 (AP250)
Perubahan aturan bobot dalam ARRC 2017 (AP250)

 

Begitupun jika nantinya ada Ninja 250R ataupun YZF-R25 yang lebih baru. Pasti sempurnakan yang sudah ada. Namun soal regulasi memang penting untuk membangun kompetisi yang ketat dan tidak ada dominasi. Sebetulnya balap Supersport 300 (WSSP300) yang dipentaskan Dorna perdana di 2017 ini bisa jadi contoh. Kadang menang Ninja 300, kadangpula YZF-R3 dan terakhir di Misano, Italia justru Honda CBR500R. Oh ya, lebih lengkap, soal regulasi berat AP250 ada bersama tulisan ini.

“Menurut saya, perubahan aturan tersebut tidak signifikan. Saat ini saja, kita tidak bisa membuat bobot Ninja 250R lebih ringan dari 136 kg. Apalagi 130. Mau dicari kemana penurunan 6 kg. Padahal velg sudah, aki dan baut-baut juga sudah. Magnet kan tidak boleh. Seharusnya, perubahan tersebut diikuti perubahan lain sehubungan potensi mengganti part menjadi lebih ringan. Sekarang mau ubah lagi jika dibatasin, “terang Ibnu Sambodo, pemilik tim Manual tech KYT Kawasaki Racing yang mengawal rider muda usia 17 tahun, AM Fadly.

“Tapi sudahlah, kita lihat saja. Saya sangat tahu bagaimana kondisi di dalam TWMR sebagai promotor. Posisi saya dengan Ron Hogg seperti saya dengan sampean. Jadi kita selalu komunikasi by email. Banyak yang kurang tahu politik di dalam tapi kasih komentar paling tahu. Jadi kita lihat saja ya. Secara pribadi, saya lebih senang peraturan yang dibebaskan saja seperti regulasi balap IRS di Indonesia. Camshaft boleh diubah dan sebagainya. Itu lebih menarik, “tambah Ibnu Sambodo yang lebih fokus di balap Supersports 600 dengan duet Azlan Shah Kamaruzaman dan Yudhistira. | ogy


  • TERBARU
  • TERPOPULER
  • TERBANYAK