"Sedikit jenuh di dengan balapan, makanya coba-coba modif motor cantik," kelakar Yos Widayanto, yang kali ini mengontak Astroboy dan berkolaborasi dengan Mutiara Motor.
Karena diseting sebagai fashion racing, fokus oprekan untuk Satria keluaran 2002 ini memang tidak racing-melulu, tapi juga mengaplikasi trend-trend modif racing terkini. Paling utama, custom bubut untuk sok depan berikut penggantian monosok belakang.
Sementara, roda-roda dibekali profil kecil dan ramping, dari komposisi pelek Yoko-Rossi berikut ban Duro-Hydra. "Pakai kombinasi pelek palang dan ruji, jadi seperti mothai racing," beber Yos, yang akhirnya ikut meminang swingarm B-Pro ini.
Paling spesial, bodypart dipangkas agar terlihat naked dan lebih kompak. Meski begitu, finishing dicustom ulang dengan tambahan fiber untuk buritan, dan aplikasi kedok buta comotan Nova Dash.
Terakhir, peleburan cat dasar dasar kuning dari Blinken serta coretan berbentuk matahari ala logo khas Valentino Rossi, sekaligus angka # 21. Memaksimalkan kesan racing, posisi riding diseting lebih agresif dengan setang model tekuk, aplikasi handle rem KRS gas spontan YZ 125 dan handgrip KTC New. n Don
SPEK MODIFIKASI :
PELEK DPN & BLK : Yoko & Rossi, BAN DPN & BLK : Duro & Hydra, SWING ARM : B-Pro, SOK DPN & BLK : Satria F Bubut & YSS, KALIPER : KRS, KNALPOT : Creampie, KEDOK DPN : Nova Dash, FOOTSTEP : VND, STANG : Zoxx, HANDGRIP : KTC News, CAT & CLEAR : Blinken, BENGKEL & BRUSHER : Astroboy feat Mutiara Motor.
SUZUKI SATRIA R ’02 – JAKARTA : ROSSIFUMI #21
PENYUKA motor kencang untuk trek lurus memang bejibun, termasuk Yos Widayanto diantaranya. Namun, penghobi balap asal Nusa Indah 2 Jaktim ini rupanya coba beralih pacuan, dari balap beneran ke fashion racing.
