Honda Asia - Oceania Motorcycle Technician Skill Contest 2018 : Membidik Gelar Teknisi Honda Terbaik Level Asia - Oceania

 

 

Empat teknisi berprestasi dari bengkel resmi sepeda motor Honda (AHASS) dari berbagai daerah bersaing memperebutkan gelar sebagai yang terbaik pada level Asia - Oceania. Mereka berkompetisi dalam Honda Asia - Oceania Motorcycle Technician Skill Contest 2018 di MPM Learning Centre, Sedati, Sidoarjo (18-21 November 2018). Tak kurang dari 23 teknisi sepeda motor Honda dari delapan negara mengadu keahlian di ajang ini.

 

 

 

 

M. Ahi Wahyuni dari Purwakarta, Nispi Rohmansyah asal Sukoharjo, Tedi Eka Budiana dari Yogyakarta, dan Dodik Kuswinarno asal Surabaya, mereka adalah teknisi Indonesia yang memperebutkan gelar di dua kelas. Kalau Ahi dan Nispi turun di kelas sepeda motor reguler, sedangkan Tedi dan Dodik bersaing di kelas big bike.

 

Di kategori motor reguler, Ahi adalah teknisi Daya Motora Purwakarta. Dia menggenggam jawara Kontes Teknisi Honda Nasional 2017. Sedang, Nispi nama Service Advisor dari Astra Motor Solo Baru-Sukoharjo, dan menjadi juara kedua di kontes dan tahun yang sama. Sipnya, Nispi juga menjadi peraih gelar pertama Service Advisor National Contest 2018.

 

Dan di kategori Big Bike, Tedi  yang sehari-hari menjadi teknisi big bike di Astra Motor Yogyakarta, sukses menjadi pemenang kedua Kontes Teknisi Honda Nasional kategori Big Bike. Kabar gembiranya, Dodik dari Mitra Pinasthika Mulia Surabaya menyandang sebagai juara pertamanya.

 

Sebelum melangkah ke ajang lebih bergengsi, keempat teknisi Honda tadi menempuh tahapan seleksi melibatkan 20 ribu teknisi dan service advisor terbaik se-Indonesia di Astra Honda Training Center (AHTC) pada 26 - 31 Juli 2018 silam.

 

Setelah terpilih, mereka harus melewati tahapan try out, di AHTC Jakarta dan MPM Learning Centre, Surabaya. Keempat wakil Honda digembleng dengan materi yang dilombakan berikut simluasi layaknya lomba, seperti tes teori, praktik meja dan pemecahan masalah.

 

 

 

Honda Asia - Oceania Motorcycle Technician Skill Contest 2018, menguji para teknisi dengan materi uji yang lengkap berupa studi kasus sepeda motor Honda. Uji teori meliputi pengetahuan mesin, rangka, kelistrikan dan teknologi terbaru sepeda motor Honda. Dan uji praktek meliputi perawatan, analisa teknis dan trouble shooting sepeda motor Honda.

 

Wedijanto Widarso General Manager Technical Service Division PT. Astra Honda Motor, mengatakan kompetisi keterampilan teknisi tingkat Asia Ocenia ini diharapkan semakin memotivasi para teknisi Honda di sekuruh Indonesia untuk menunjukkan skill terbaiknya dalam memberikan pelayanan purna jual terbaik ke konsumen.

 

”Ilmu dan pengalaman yang mereka peroleh pada kompetisi digunakan sebagai peningkatan kualitas layanan terbaik bagi konsumen sepeda motor Honda di Indonesia. Keikutsertaan mereka juga sekaligus sebagai ajang pembuktian kemampuan teknisi Honda Indonesia di ajang internasional,” kata Wedijanto.

 

 

Teknisi MPM Juara Kompetisi International 2018

Perwakilan teknisi PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT, berhasil meraih gelar juara pada kompetisi International di ajang Honda Asia - Ocenia Motorcycle Technician Skill Contest 2018 di MPM Learning Centre, Sedati, Sidoarjo pada tanggal 19 - 20 Desember 2018 setelah menyisihkan 23 kontestan dari delapan negara. Pada kompetisi kali ini juga Indonesia juga berhasil menjadi juara pertama di dikategori Regular atau Commuter dan kategori Fun atau Big Bike.

 

 

 

Dodik Kuswinarno tehnisi MPM yang berhasil meraih gelar juara pertama di kategori big bike, sehari - hari merupakan teknisi dealer Big Wing MPM Surabaya. Sebelum mengikuti ajang international ini dodik merupakan juara pertama di kategori big bike pada kompetisi tekhnisi tingkat nasional pada bulan juli 2018.

 

Ucapan terima kasih turut dilontarkan Dodik kepada MPM dan AHM, sehubungan dukungan dan kepercayaan yang diberikan selama ini. Dengan keberhasilan saya ini semoga dapat berguna intuk memberikan pelayanan yang lebih kepada konsumen Honda. "Harapan di tahun 2021 saya juga optimis menjadi juara saat berlaga di Global Technician Contest di Jepang, "semangat Dodik.

 

Menanggapi kesuksesan ini, Suwito Presiden Direktur MPM merasa bangga dengan dicapainya gelar international. Sekaligus sebagai pembuktikan bahwa kemampuan teknisi MPM telah teruji tak hanya di tingkat nasional saja, tapi juga di level international. Dengan prestasi ini, teknisi Indonesia khususnya MPM terbukti setara bahkan mampu menandingi teknisi level Asia Pasific.

 

"Optimis mampu memberi refleksi energy dan semangat meningkatkan pelayanan kepada konsumen serta lingkungannya, "yakin Suwito.    pid