IMI Keluarkan Buku Standarisasi Tata Cara Touring

Ikatan Motor Indonesia ( IMI) resmi meluncurkan Standarisasi Tata Cara Berkendara Sepeda Motor Berkelompok” di gedung nusantara MPR/DPR RI.

Sebagai induk organisasi otomotif di Indonesia dan sebagai fasilitator serta regulator kegiatan otomotif di Indonesia meliputi bidang olahraga dan mobilitas, Ikatan Motor Indonesia (IMI) berinisiatif membuat standarisasi pelaksanaan kegiatan mobilitas, salah satunya kegiatan berkendara berkelompok atau touring.




Kali ini, standarisasi kegiatan berkendara berkelompok ini dibuatkan panduan dalam bentuk buku dan video, yang resmi diluncurkan weekend lalu di gedung MPR/DPR RI. "Standarisasi Tata Cara Berkendara Sepeda Motor Berkelompok" ini bisa dibilang istimewa, karena menjadi panduan standarisasi pertama yang diterbitkan di Indonesia. Tak hanya itu, panduan ini juga menjadi yang pertama diterbitkan di dunia dalam 13 tahun terakhir. Panduan berkendara berkelompok terakhir kali dibuat oleh biker Amerika Serikat pada tahun 2007.



Salah satu alasan peluncuran panduan berkendara berkelompok adalah tingginya tingkat penggunaan sepeda motor di Indonesia. Selain itu, aktivitas kendaraan roda dua berkelompok termasuk sering digelar di Indonesia. "Tujuan pembuatan standarisasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan khususnya komunitas atau klub sepeda motor, dan pengguna jalan raya umumnya,” kata Sadikin Aksa selaku Pelindung Tim Mobilitas IMI.


Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengapresiasi dirilisnya standarisasi kegiatan berkendara ini, mengingat begitu tingginya fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas, terutama oleh pengendara roda dua. "Tingginya angka kecelakaan pengendara motor tidak hanya disebabkan meningkatnya jumlah pengguna motor di jalan raya, tetapi juga karena sikap berkendara yang tidak mengutamakan aspek keselamatan. Hal itu tak hanya oleh pengendara motor individu, tetapi juga pengendara motor berkelompok yang melakukan touring bersama,” jelas Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo.


Menurutnya, semakin banyaknya klub dan komunitas otomotif ada sisi positif dan negatifnya. Banyak aktivitas yang dilakukan secara positif, dari aksi sosial hingga kegiatan promosi wisata. Namun di sisi lain, banyak komunitas yang belum memahami tata cara berkendara yang baik dan benar. "Buku dan video Panduan Tata Cara Berkendara Sepeda Motor Berkelompok yang dibuat IMI ini, benar-benar bisa jadi pegangan dan panduan berkendara yang baik, benar, sopan dan safety. Dan perlu disebarluaskan kepada ratusan juta pengendara motor di seluruh Indonesia,” tutupnya.



editor : punk