Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) Modification Contest 2019 : Gebyar Tahunan Kota Bitung, Perdana diselingi Kontes Modifikasi

Siapa yang tidak tahu akan event tahunan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) di Kota Bitung. Digelar berbarengan dengan hari jadi kota Bitung tentunya menjadi acara yang dinanti-nanti tiap tahunnya. Kali ini mengambil venue di  kawasan pasukan Satuan Patroli Pangkalan utama TNI AL kota Bitung,  7-10 Oktober 2019.

 

 

CIRI KHAS FESTIVAL PESONA SELAT LEMBEH. Parade perahu hias melintasi selat.



Dari namanya, acara yang sudah digeber sejak 2013  ini mengangkat berbagai tema kegiatan yang berhubungan dengan keindahan selat Lembeh sekaligus kota Bitung, dari sisi budaya dan adat istiadat Minahasa, perahu hias, lomba renang melintasi selat Lembeh, hingga pameran dan wisata kuliner yang khas meriah tertata. Bahkan venue dan stand di sepanjang jalan raya ditutup mengingat ramainya event tahunan ini.

 

 

PEMBUKAAN FESTIVAL. Melibatkan seluruh lapisan masyarakat.



Namun ada yang berbeda, kali ini turut diselipkan kontes modifikasi motor yang sengaja digeber salah satu komunitas modif berjuluk Indo Look Style (ILS) Bitung. “Kami sudah bertekad dan memang harus masuk juga kegiatan kontes modifikasi motor ini. Mengingat antusias modif lover kota Bitung dan Sulawesi Utara sangat tinggi terhadap dunia modifikasi,” buka Fatricko, ketua ILS Bitung.



Tergolong nekad memang mengingat dari pertama jalan sudah mandiri alias semua diurus sendiri hingga masuk kedalam venue event akbar FPSL. Tentu bukan pekerjaan yang mudah terlebih tidak seperti gambaran awal yang diharapkan komunitas berbasik modifikasi multi genre ini. Akan tetapi demi kepuasan pribadi dan angkat modifikasi Sulut mereka pun tetap ngegas berjalan.

 

TARIAN KABASARAN. Lestarikan adat budaya Minahasa dan Sulut.



Tidak sia-sia, venue tenda besar full sesak motor modif kece badai. Tercatat 100 an motor modif yang didominasi konsep ceper membanjiri tenda tersebut. Memperebutkan 13 kategori kelas dan 9 the best. Oiya makin intens menghargai pencinta modif, nominasi tambahan the best airbrush realis dan animasi pun di buka, yang mana masing-masing diraih oleh Jefferson Nerro dengan motor ninja 250 dan Randy airbrush dengan RX king.

 

 

KELAS CEPER. Kaya dengan trend unik dan kreatif.



Menarik memang, karena di setiap event yang dilakukan ILS Bitung berdasarkan request Modifikator yang memang saling suport. Selain itu Makin spesifik dan berkembang di Sulut konsep modif berstyle Novice Pure Thailook yang tiap event makin banyak peminat dan menampilkan konsep murni Thailand racikan Ototrend.

 

SUASANA FESTIVAL. Tumplek blek oleh ribuan pengunjung.

 


Tidak kalah sangar konsep modif bergenre racing baik konsep drag maupun Mothai Racing. Seakan tidak kalah bersaing dengan kota lain trend-trend maut fungsional pun juga ditampilkan Modilover Sulut. Sebut saja Mio PK Racing yang telah di make over gaya racing double throtle konversi injeksi berpendingin mesin air radiator.

 

KELAS MOTHAI RACING. Dimenangi Haidir dari Dhira Speedshop.



Cuma, lebih gemes menengok gaya modif ceper khas Sulut. Berbagai style liar diadopsi dengan konteks motor mesin gasruk aspal. Lagi dan lagi, penyabet podium tertinggi Andika dengan Beat ceper berfinishing krom semprot yang memang masih di atas angin. Diikuti Nouvo Dpnk Paint yang mengadopsi finishing cat 2 warna bergrafis minimalis.

 

JAWARA KONTES. Fotbar juri Otre.



Secara keseluruhan memang diakui ILS Bitung selaku panitia masih banyak kekurangan. Baik dari venue yang mereka sajikan maupun hal lain yang seringkali jadi uneg-uneg.

 

“Kami ucapkan banyak terima kasih bagi para peserta yang sudah hadir dan meramaikan acara kontes ini dan juga kami ucapkan ribuan maaf banyak kekurangan akan event kami kali ini. Semoga modifikasi Sulut makin berkembang dan rukun,” tutup Eko.

 

 

 



Big thanks: Walikota bitung, Miracle stiker shop, Nick adicipta lomban, Miracle stiker, Ahmad Husain, Kanjeng mamy crew ( irfan, oyen , jimy ,adit, georege nelwan, dandi, josua kalalo, jojo ), Cakalang studio ( ang ).

 

naskah/foto : nda/punk/istimewa